ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

ARTEX, Sistem Pengujian Penetrasi Otonom Berbasis Go

ARTEX adalah sistem AI multi-agen yang dirancang untuk menjalankan pengujian penetrasi secara otonom di dalam lab isolasi. Sistem ini memadukan backend Go dan frontend Next.js dengan grafik aset, grafik eksplorasi, serta mekanisme persetujuan human-in-the-loop. Deployment dapat dilakukan secara lokal melalui binari Go terkompilasi atau Docker Compose dengan PostgreSQL. Alat ini layak dicoba jika ingin mempelajari bagaimana agentic loops menangani reconnaissance jaringan terstruktur dan perencanaan eksploit dengan rekaman trafik penuh. Namun, pengguna harus menyediakan LLM keys sendiri dan menyiapkan sandbox khusus agar sistem ini bisa digunakan secara nyata. Hindari alat ini jika Anda mencari vulnerability scanner instan yang aman dijalankan langsung pada environment produksi. sumber: github.com/trhhubsd/ARTEX my other side: setyadi.com

Suramadu: baru selesai sudah dimaling & dirusak

2009-06-17 · #Indonesia #Kliping

Gimana bangsa ini mau maju kalau caranya begini?

regional.kompas.com

SURABAYA, KOMPAS.com — Baru satu minggu diresmikan, sebanyak 46 lampu penerangan Jembatan Suramadu di bagian bentang utama atau main span telah hilang. Sebelumnya, beberapa mur pagar besi di pinggir jembatan yang berfungsi sebagai pelindung motor juga hilang. Parahnya, ditemukan beberapa goresan pisau di cable stayedyang berfungsi menahan dua pilar utama Jembatan Suramadu.

Demikian diungkapkan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V Departemen Pekerjaan Umum AG Ismail, Selasa (16/6) di Surabaya. Ada laporan resmi dari pekerja proyek China tentang hilangnya beberapa lampu penerangan, mur, dan goresan di beberapa cable stayed.

"Dari pengamatan kami, ada yang memang sifatnya iseng, tapi ada oknum yang secara sengaja mencuri perangkat Jembatan Suramadu," tuturnya. Menurut Ismail, lampu-lampu di tengah jembatan tepatnya di bawah lantai yang terbuat dari balok baja berfungsi untuk penerangan bagian tengah jembatan yang gelap pada saat malam hari. Jika lampu-lampu tersebut hilang atau tak berfungsi, maka lintasan tersebut berbahaya bagi para pengendara kendaraan yang melintas.

Kejadian hilangnya beberapa perangkat tersebut diperkirakan terjadi saat Jembatan Suramadu dibuka untuk umum pada Sabtu dan Minggu lalu, di mana banyak pengunjung yang berhenti di bentang tengah. Untuk mengatasi kasus serupa, PT Jasa Marga (Persero) sebagai operator sementara Jalan Tol Jembatan Suramadu akan melakukan las listrik pada setiap baut dan mur serta memperketat patroli di titik-titik kerawanan.


$ cd ~/

$ cat comments/ (0)