ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Transposable elements sebagai sumber evolusi genom

Hampir setengah dari genom manusia terdiri dari transposable elements, fragmen genetik bergerak asal virus yang dapat berpindah ke lokasi lain dalam DNA. Lama dianggap sebagai genomic junk atau parasit yang merusak, elemen ini ternyata menyediakan bahan mentah untuk adaptasi biologis dan pembentukan plasenta mamalia. Topik ini layak dibaca untuk memahami bagaimana kompleksitas genom muncul dari gesekan molekuler, bukan desain yang bersih. Kekurangannya, kita masih belum memahami bagaimana host genome mampu mengelola pustaka internal yang destruktif ini tanpa mengalami kerusakan total. sumber: quantamagazine.org my other side: setyadi.com

Tentang kemarahan

2001-06-28 · #Kliping #Renungan

Tentang Kemarahan

Seorang anak datang kepada ayahnya, dan berkata:
"Ayah, bagaimanakah caranya mengendalikan amarah?"

Ayahnya menjawab: "Anakku, jika saat ini engkau belum bisa
mengendalikan amarahmu, cobalah kau lampiaskan amarahmu itu.
Setiap engkau marah, pergilah ke pagar kayu di belakang rumah kita.
Bawalah palu, sertakan juga paku secukupnya.
Pakukan paku-paku itu ke pagar kayu, sampai amarahmu reda.
Jika semakin lama semakin sedikit paku yang engkau pakukan,
tandanya engkau semakin bisa menahan amarahmu.
Nanti, pada saat engkau sudah berhasil menahan diri
untuk tidak memaku, kembalilah padaku
untuk mendiskusikan lagi hal ini."
Dan anak itu melakukannya.

Sekian hari berganti.
Sekian bulan berganti.
Sekian tahun berganti.
Akhirnya anak ini kembali kepada ayahnya,
untuk membicarakan perihal amarahnya.

"Ayah. Aku sudah berhasil menahan diri untuk tidak
memaku pagar belakang rumah kita setiap kali aku marah.
Apakah ini artinya aku sudah bisa menahan amarah?"

"Belum anakku. Sekarang coba setiap satu kali engkau
berhasil untuk tidak marah, cabutlah sebuah paku
dari pagar kayu yang telah kau paku selama ini."
Dan anak itu pun melakukannya.

Sekian hari berganti.
Sekian bulan berganti.
Sekian tahun berganti.
Dan anak ini kembali kepada ayahnya,
untuk membicarakan kembali perihal amarahnya.

"Ayah. Aku sudah berhasil mencabut semua paku
dari pagar kayu di belakang rumah kita!
Aku berhasil menahan amarahku!" ujarnya bangga.

Sang ayah cuma tersenyum.
"Engkau mungkin berhasil anakku,
tapi lihatlah pagar kita.
Bekas paku-pakumu terlihat bagai luka yang menganga..."

Sang anak terdiam.
Sekarang baru dia bisa mengerti apa arti menahan amarah itu sesungguhnya....

-------
Minggu, 24 June 2001.
Dalam mobil Boyke, di Highway Route 9, dari Boston ke Worcester.
Sepulang acara pengajian anak-anak Indonesia seputar Boston.
Topic: "Patience and Gratitude"

I got flowers today

2001-06-18 · #Kliping #Renungan

a story of a woman:

I GOT FLOWERS TODAY

I got flowers today.
It wasn't my birthday or any other special day.
We had our first argument last night,
and he said a lot of cruel things that really hurt me.
I know he is sorry and didn't mean the things he said.
Because he sent me flowers today.

I got flowers today.
It wasn't our anniversary or any other special day.
Last night, he threw me into a wall and started to choke me.
It seemed like a nightmare.
I couldn't believe it was real.
I woke up this morning sore and bruised all over.
I know he must be sorry,
because he sent me flowers today.

I got flowers today,
and it wasn't Mother's Day or any other special day.
Last night, he beat me up again.
And it was much worse than all the other times.
If I leave him, what will I do?
How will I take care of my kids?
What about money?
I'm afraid of him and scared to leave.
But I know he must be sorry,
because he sent me flowers today.

I got flowers today.
Today was a very special day.
It was the day of my funeral.
Last night, he finally killed me.
He beat me to death.
If only I had gathered enough courage and strength to leave him,
I would not have gotten flowers today.

Pemuda yang banyak bicara

2001-06-14 · #Kliping #Renungan

Pemuda Yang Banyak Bicara

Seorang pemuda yang sedang jatuh cinta berusaha selama berbulan-bulan untuk mengambil hati pujaannya, namun gagal. Ia merasa sakit hati karena ditolak. Namun akhirnya si jantung-hati menyerah. “Datanglah di tempat anu pada jam anu,” katanya.

Pada waktu dan di tempat anu tersebut, akhirnya si pemuda sungguh jadi duduk bersanding dengan jantung-hatinya. Lalu ia merogoh saku dan mengeluarkan seberkas surat-surat cinta, yang telah ia tulis selama berbulan-bulan, sejak ia mengenal si jantung-hati. Surat-surat itu penuh kata-kata asmara, mengungkapkan kerinduan hatinya dan hasratnya yang membara untuk mengalami kebahagiaan karena dipersatukan dalam cinta. Ia mulai membacakan semua suratnya itu untuk jantung-hatinya. Berjam-jam telah lewat, namun ia masih juga terus membaca.

Akhirnya si jantung-hati berkata tentang aku dan rindumu padaku. Sekarang aku di sini, bahkan duduk di sampingmu. Dan kamu masih juga membacakan surat-suratmu yang membosankan itu!”


“Inilah aku, duduk di sampingmu,” sabda Tuhan kepada penyembahnya, “dan engkau masih juga berpikir-pikir tentang aku di dalam benakmu, berbicara tentang Aku dengan mulutmu, dan membaca tentang Aku dalam buku-bukumu. Kapankah engkau akan diam dan mulai menghayati kehadiranKu?”

(taken from Burung Berkicau, Anthony de Mello, SJ)

God opened this page (124-125) from Burung Berkicau for me…

Influenza death exceeds war losses

2001-06-12 · #Kesehatan #Renungan

Do you know that by the end of the first World War
flu is the most deadliest epidemic?
Here is one newspaper headline back then:
INFLUENZA DEATH EXCEEDS WAR LOSSES
Yes, it was flu. The same flu we know today.

Moral of the story: there is hope for those who have diseases with medicine yet unknown.

Untuk telinga, mata, dan hatimu

2001-06-12 · #Catatan Pribadi

Hun, makasih ya untuk semuanya.
Untuk telingamu pada saat aku berkeluh kesah..
Untuk matamu pada saat membaca emailku..
Untuk jarimu pada saat menuliskan ceritamu..
Untuk kesabaranmu menunggu...
Dan untuk hatimu yang selalu melimpahkan kasihmu..
Untukku...

Peluk cium untukmu seorang.

God always answers prayers

2001-06-07 · #Kliping #Renungan

God Always Answers Prayers

When the idea is not right, God says, "No"
No - when the idea is not the best
No - when the idea is absolutely wrong
No - when although it may help you
it could create problems for someone else.

When the time is not right, God says, "Slow"
What a catastrophe it would be
If God answered every prayer at the snap of your fingers.
Do you know what would happen?
God would become your servant, not your master.

Remember: God's delay is NOT God's denial
God's timing is PERFECT
Patience is what we need in prayer

When you are not right, God says, "Grow"
The selfish person must grow in unselfishness
The cautious person must grow in courage
The timid person must grow in confidence
The dominating person must grow in sensitivity
The critical person must grow in tolerance
The negative person must grow in positive attitudes
The pleasure-seeking person must grow in compassion
for suffering people

When everything is all right, God says, "Go"

Then miracles happen
A hopeless alcoholic is set free
A drug addict finds release
A doubter becomes a child in his belief
Diseased tissue responds to treatment, and healing begins
The door to your dream suddenly swings open
And there stands God saying, "Go!"

ps: keep the faith Hun! =)

Wangi kapur barus

2001-06-04 · #Catatan Pribadi

Harum.
Bau kapur barus.

Biasanya cuma pakai 2 kaos yang kepakai.
Kaos Y2K sama Kompas 2000.
Selain dari beberapa kaos putih swan.
Biasanya sih cukup.
Selagi yang satu dipakai, yang kotor di laundry.

Tapi beberapa hari ini ujan mulu.
Pada males ke laundromat.
Jadinya baju kotor numpuk.
Akhirnya terpaksa buka kaos "baru".
Yang masih terlipat rapi di koper.
Rapi terlipat sejak tiga bulan yang lalu.
Rapi terlipat oleh jemari istriku tercinta...

Kutarik sebuah kaos putih.
Dengan gambar "dilarang kencing di malioboro"
Standar dagadu banget nggak sih? hihihi

I slipped into it.
As it ran down over my head, I couldn't help to smell it.....

Wangi...
Wangi kapur barus..
And then tears in my eyes...

God, I really miss her...