Senjata Api Portabel sebagai Standar Pertahanan Kota
Pada tahun 1492, senjata api portabel dianggap sebagai barang pengecut yang tidak ksatria dan hanya dimiliki sedikit orang. Perang asing yang terus menerus memaksa Italia meninggalkan tentara bayaran dan mempersenjatai sepuluh persen infanteri baru dengan handgun awal untuk pertahanan kota. Adopsi teknologi ini menunjukkan bagaimana kebutuhan militer praktis dapat mengalahkan prasangka budaya yang mengakar kuat. Transisi ini layak dicoba dalam situasi krisis, meskipun kekurangannya adalah kita kehilangan sudut pandang pribadi para prajurit karena catatan sejarah hanya berasal dari gudang senjata negara. sumber: aeon.co my other side: setyadi.com
$ cat comments/ (0)