ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Ilmuwan pulihkan penglihatan tikus dengan membuang satu protein penghalang perbaikan mata

2026-10-21 · #Kesehatan #Sains

Ilmuwan pulihkan penglihatan tikus dengan membuang satu protein penghalang perbaikan mata

Mata mamalia tak bisa menyembuhkan diri seperti mata ikan zebra: begitu sel retina mati, kehilangan penglihatan umumnya permanen — itulah kenapa penyakit seperti retinitis pigmentosa dan degenerasi makula sulit dipulihkan. Tim dari KAIST, Korea Selatan, kini menunjukkan penyebabnya — sekaligus cara “menyalakan” kembali kemampuan perbaikan itu, setidaknya pada tikus.

Biang keroknya protein bernama Prox1. Setelah retina cedera, Prox1 berpindah dari neuron ke sel pendukung bernama Müller glia dan praktis menguncinya, sehingga sel itu tak bisa berperan sebagai sel mirip-punca regeneratif seperti pada ikan dan amfibi. Ketika peneliti menghalangi perpindahan itu memakai antibodi anti-Prox1 yang dikirim lewat virus tak berbahaya (AAV), Müller glia mulai meregenerasi neuron retina dan kebutaan tertunda — efeknya bertahan enam bulan lebih, regenerasi retina jangka panjang pertama pada mamalia. Mereka juga menemukan penumpukan Prox1 serupa pada retina pasien retinitis pigmentosa manusia, petunjuk bahwa mekanismenya berlaku juga pada kita.

Catatan penting: ini dilakukan pada tikus, bukan manusia. Hasilnya masih praklinis — menjanjikan, tapi perlu bertahun-tahun uji keamanan dan uji klinis pada manusia. Versi judul viral (“ilmuwan membuka rahasia perbaikan mata”) melebih-lebihkan posisi riset yang sebenarnya. Meski begitu, sebagai bukti konsep bahwa retina mamalia bisa dibujuk beregenerasi, ini langkah nyata.

sumber: Nature Communications — studi KAIST

versi Inggris: setyadi.com/2026/10/21/scientists-restored-vision-in-mice-by-removing-one-protein-that-blocks-eye-repair

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)