ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Transposable elements sebagai sumber evolusi genom

Hampir setengah dari genom manusia terdiri dari transposable elements, fragmen genetik bergerak asal virus yang dapat berpindah ke lokasi lain dalam DNA. Lama dianggap sebagai genomic junk atau parasit yang merusak, elemen ini ternyata menyediakan bahan mentah untuk adaptasi biologis dan pembentukan plasenta mamalia. Topik ini layak dibaca untuk memahami bagaimana kompleksitas genom muncul dari gesekan molekuler, bukan desain yang bersih. Kekurangannya, kita masih belum memahami bagaimana host genome mampu mengelola pustaka internal yang destruktif ini tanpa mengalami kerusakan total. sumber: quantamagazine.org my other side: setyadi.com

Asal-usul Mitologi Unicorn dari Tanah Banten

2019-02-17 · #Indonesia

Asal-usul Mitologi Unicorn dari Tanah Banten

Baru saja saya membaca cerita menarik soal asal-usul istilah unicorn. Ternyata, ada teori yang menyebutkan bahwa legenda ini bermula dari pelaut Barat yang sampai di Banten (dahulu disebut Bantam). Mereka terkesima melihat badak bercula satu yang unik, berbeda dengan sapi atau kerbau yang memiliki dua tanduk.

Cerita tentang hewan bertanduk satu ini kemudian tersebar ke kampung halaman mereka. Sayangnya, seiring waktu, narasi ini berubah menjadi mitos di mana hewan tersebut digambarkan sebagai kuda bertanduk satu. Akhirnya, istilah unique horn pun terdistorsi menjadi unicorn yang kita kenal sekarang. Menarik sekali melihat bagaimana sebuah fakta biologis bisa bergeser menjadi dongeng di tangan sejarah.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 17 Februari 2019.

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)