ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

CLI Agent Skill untuk Output Visual HTML

Skill CLI untuk Claude Code dan Cursor ini mencegat query kompleks dan menghasilkan halaman HTML mandiri alih-alih teks mentah. Berdasarkan benchmark lokal pada Claude Sonnet 3.5, tool ini memangkas token output hingga 7,4 kali lipat dan menurunkan waktu respons dari 46 detik menjadi 13 detik. Tool ini menggunakan bundel Node.js CLI untuk mengompilasi draf markdown buatan agent menjadi diagram, tabel, dan timeline berstyle. Tool ini layak diinstal jika Anda sering meminta penjelasan struktural atau data perbandingan kepada agent dan ingin menghindari teks panjang yang melelahkan. Namun, total biaya dolar relatif tetap sama karena pembacaan ulang konteks mengimbangi penghematan token pada bagian generasi. Lewati saja jika Anda lebih sering menggunakan agent untuk jawaban singkat satu baris yang tidak memerlukan format visual. sumber: github.com/QingYunA/answer-me-with-html my other side: setyadi.com

Nabi yang tetap berkhotbah

2001-02-02 · #Renungan


Adalah seorang nabi. Allah mengutusnya untuk menyiarkan agama ke sebuah kota. Maka didirikannya tempat beribadah di situ. Pada awal-awal dia berkhotbah, banyaklah rakyat di kota itu yang tertarik dan berkumpul untuk mendengarkan dia.

Namun makin lama makin bosanlah rakyat mendengar perkataannya. Maka makin sepilah tempat beribadah yang didirikannya. Sampai pada suatu saat, tidak ada seorang pun yang datang mendengarkannya.

Namun apa yang terjadi? Sang nabi tetap saja berkhotbah. Dan tetap saja tidak ada yang datang dan mendengarkan.

Adalah seseorang yang lewat di depan tempat beribadah tersebut. Maka heranlah dia, lalu bertanya, "Apa yang engkau lakukan? Untuk apa engkau berkhotbah? Tidakkah engkau lihat bahwa tidak ada orang yang mendengarkan engkau?"

Maka jawab Sang Nabi, "Dulu aku berkhotbah untuk mempertobatkan mereka. Maka saat ini aku berkhotbah agar jangan sampai mereka mempertobatkan aku."


Moral of the story:
Di dunia yang sudah gila ini, keteguhan iman amat sangat kita perlukan, agar kita tidak ikut-ikutan jadi gila =)

(Seberang Pisa Cafe, suatu sore)