ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

AIHOT, Framework Self-Hosted untuk Agregasi dan Klaster Berita

AIHOT adalah framework self-hosted siap-Docker berbasis Node.js dan PostgreSQL untuk mengumpulkan, memfilter, serta mengklaster berita industri. Sistem ini menerima input dari RSS, halaman web, dan API, lalu memprosesnya lewat LLM untuk menilai relevansi, melakukan deduplikasi, serta menghasilkan ringkasan harian beserta linimasa. Repo ini menyertakan seluruh source code inti, pustaka prompt lengkap, dan dukungan bawaan untuk berbagai upstream provider. Framework ini layak dicoba jika Anda ingin mengganti kurasi manual dengan automated pipeline untuk domain tertentu, asalkan Anda memiliki API key LLM yang kompatibel dan terbiasa menyunting prompt. Namun, sistem ini memerlukan penyesuaian threshold seleksi dan daftar sumber yang cukup intensif untuk domain di luar AI, serta dokumentasinya saat ini baru tersedia dalam bahasa Mandarin. Perangkat ini bukanlah produk instan untuk konsumen umum, melainkan codebase produksi yang ditujukan bagi developer yang bersedia melakukan pemeliharaa...

WizPhone dan Masa Depan Feature Phone di Indonesia

2019-02-28 · #Gadget

WizPhone dan Masa Depan Feature Phone di Indonesia

Akhir tahun lalu, KaiOS bikin gebrakan dengan memperkenalkan WizPhone seharga Rp99.000 saja. Menarik melihat bagaimana Alfamart masuk sebagai penyokong dana; mereka rupanya melihat potensi besar di balik ponsel murah ini untuk urusan perbankan dan e-commerce. Strategi menjualnya lewat vending machine dan memberikan insentif lewat aplikasi AllWiz untuk pembayaran di toko fisik terasa seperti langkah yang cerdas untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Saya jadi teringat sejarah KaiOS yang ternyata merupakan kelanjutan dari Firefox OS. Dulu, banyak yang mengira sistem operasi berbasis web terbuka ini akan mati setelah Mozilla menyerah di tahun 2015. Ternyata, KaiOS justru berhasil bangkit dan mengklaim posisi ketiga sebagai sistem operasi ponsel. Bagi saya, ini bukti bahwa inovasi tidak selalu harus tentang spesifikasi gahar, tapi tentang relevansi teknologi di tangan pengguna yang tepat.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 28 Februari 2019.

Problemas del Primer Mundo

2019-02-26 · #Humor

Kadang, hidup di Jakarta dengan segala kerumitannya membuat saya tersenyum sendiri melihat keluhan-keluhan yang sering disebut sebagai first world problems. Istilah ini memang ironis, tapi sering kali terasa sangat relevan di tengah hiruk-pikuk keseharian saya.

Mungkin karena akses teknologi yang membuat dunia terasa mengecil, kita jadi sering terjebak memikirkan hal-hal yang sebenarnya remeh, padahal di luar sana masih banyak masalah yang jauh lebih mendasar. Yah, setidaknya bisa jadi bahan refleksi ringan di sela-sela rutinitas hari ini.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 26 Februari 2019.

Tentang Bumi yang Menghijau

2019-02-26 · #Sains

Tentang Bumi yang Menghijau

Dulu saya pernah iseng menulis kalau belahan bumi selatan itu banyak gersangnya. Mungkin karena terbiasa melihat kondisi Jakarta yang seringkali panas dan beton di mana-mana, rasanya vegetasi hijau jadi barang mewah.

Baru saja saya membaca laporan dari NASA yang cukup menarik. Ternyata, dunia tidak seburuk yang dibayangkan. China dan India memimpin program penanaman pohon yang ambisius sekaligus intensifikasi pertanian, yang terbukti secara data satelit mampu menambah area tutupan vegetasi di bumi secara signifikan. Senang rasanya tahu ada kabar baik soal lingkungan di tengah hiruk-pikuk berita dunia yang seringkali bikin pesimis.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 26 Februari 2019.

Gaya Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan!

2019-02-23 · #Indonesia

Gaya Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan!

Kadang saya terpikir betapa ikoniknya gaya Bu Susi Pudjiastuti selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Kata "Tenggelamkan!" bukan sekadar slogan, tapi simbol ketegasan yang cukup menghentak di tengah riuhnya isu kedaulatan laut kita.

Melihat kembali ke tahun 2019, frasa ini memang punya daya pikat tersendiri. Bagi saya, ini adalah salah satu momen di mana kebijakan publik punya karakter yang sangat kuat dan mudah diingat oleh semua orang.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 23 Februari 2019.

Tentang Empati yang Hilang di Balik Kamera

2019-02-22 · #Indonesia

Tentang Empati yang Hilang di Balik Kamera

Membaca berita hari ini tentang seorang pemuda di Lampung yang mengakhiri hidupnya, dada saya terasa sesak. Bukan hanya karena tragedinya, tapi karena reaksi orang-orang di sekitarnya. Alih-alih menolong, yang terdengar justru gelak tawa dan teriakan yang memprovokasi dari balik kamera ponsel. Bahkan ada yang lebih sibuk merekam daripada bernegosiasi untuk menyelamatkan nyawa.

Kita hidup di era di mana konten sering kali dianggap lebih berharga daripada kemanusiaan. Melihat seseorang dalam kondisi putus asa malah dijadikan tontonan, bahkan bahan tertawaan. Rasanya, ada bagian dari bangsa ini yang memang sedang sakit. Semoga kita bisa belajar kembali cara menjadi manusia yang peduli, bukan sekadar penonton yang haus akan drama di layar ponsel.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 22 Februari 2019.

Singgah Sejenak di Maluku Utara

2019-02-22 · #Indonesia

Maluku Utara. Nama itu terlintas begitu saja di kepala saya hari ini. Entah kenapa, membayangkan kepulauan di timur sana selalu punya daya tarik tersendiri, meski dari kursi roda saya hanya bisa menjelajah lewat peta dan cerita.

Kadang, sekadar menyebut sebuah tempat bisa memicu imajinasi tentang perjalanan yang belum sempat terwujud. Semoga suatu saat nanti, aksesibilitas di sana cukup ramah untuk saya bisa berkunjung dan melihat langsung indahnya.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 22 Februari 2019.

Menikmati Harmoni di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

2019-02-21 · #Catatan Pribadi

Menikmati Harmoni di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta

Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan mengabadikan momen di kawasan Harmoni bersama Ananda Putra. Menelusuri sudut-sudut kota dengan kursi roda memang punya tantangan tersendiri, namun selalu ada perspektif menarik yang bisa ditemukan saat kita melambat dan benar-benar memperhatikan sekitar.

Foto-foto hasil jepretan Ananda ini menjadi pengingat bahwa di tengah riuhnya Jakarta, selalu ada ruang untuk menemukan harmoni. Senang rasanya bisa mengarsipkan momen sederhana ini dalam blog saya.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 21 Februari 2019.

Promo Ulang Tahun BCA ke-62

2019-02-21 · #Bisnis

Promo Ulang Tahun BCA ke-62

Hari ini BCA merayakan ulang tahun ke-62. Seperti biasa, banyak rekanan yang ikut merayakan dengan berbagai promo menarik, mulai dari diskon restoran hingga belanja online sampai 62%. Yang cukup menarik perhatian saya adalah promo tarif Commuter Line yang hanya Rp1 jika menggunakan BCA.

Detail lengkap mengenai daftar promonya bisa teman-teman cek di Kontan atau Warta Kota. Lumayan sekali untuk dimanfaatkan buat yang memang sedang butuh belanja atau mobilitas tinggi hari ini.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 21 Februari 2019.

Kabar Baik dari Sektor Kesehatan Kita

2019-02-21 · #Kesehatan

Melihat data yang menyebutkan nol kasus rabies selama tiga tahun terakhir ini rasanya seperti angin segar. Di tengah hiruk-pikuk berita yang seringkali penuh dengan tensi, kabar baik di bidang kesehatan publik seperti ini layak untuk diapresiasi lebih.

Semoga pencapaian ini bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan ke depannya. Kesehatan masyarakat adalah fondasi utama kita semua, dan capaian ini membuktikan bahwa langkah preventif yang konsisten memang membuahkan hasil nyata.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 21 Februari 2019.

Perburuan Kapal Pencuri Ikan di Lautan Lepas

2019-02-19 · #Dunia

Perburuan Kapal Pencuri Ikan di Lautan Lepas

Baru saja membaca artikel BBC tentang perburuan panjang kapal pembajak ikan STS-50 yang selama sepuluh tahun berhasil meloloskan diri dari hukum. Rasanya benar-benar seperti mengikuti alur sinopsis film aksi yang menegangkan, apalagi membayangkan bagaimana kelompok Sea Shepherd harus berupaya keras melacak kapal yang berafiliasi dengan sindikat kriminal ini di tengah luasnya samudra.

Sungguh ironis melihat bagaimana eksploitasi laut dilakukan secara brutal tanpa ada pengawasan yang memadai. Meski perburuan ini berakhir dengan penangkapan, kisah ini menjadi pengingat bahwa tantangan menjaga kelestarian laut dari kejahatan terorganisir masih sangat nyata dan jauh dari kata mudah.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 19 Februari 2019.

5G di Stasiun Shanghai, Sinyal 4G Kita Masih Engap

2019-02-19 · #Tech News

5G di Stasiun Shanghai, Sinyal 4G Kita Masih Engap

Baru saja membaca berita kalau Stasiun Kereta Shanghai Hongqiao bakal jadi stasiun pertama di dunia yang didukung penuh oleh jaringan 5G hasil kolaborasi dengan Huawei. Bayangan saya langsung melayang ke efisiensi data yang luar biasa di sana. Tapi, jujur saja, melihat lompatan teknologi ini rasanya agak getir.

Di sini saja, sinyal 4G masih sering main petak umpet, apalagi kalau saya sedang mobilitas di Jakarta. Infrastruktur kita memang masih harus banyak mengejar sebelum bisa bermimpi soal 5G yang stabil. Kadang teknologi memang bergerak jauh lebih cepat daripada realita di lapangan.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 19 Februari 2019.

Eksperimen Fisika Sederhana: Memampatkan Udara Menjadi Api

2019-02-17 · #Sains

Tiba-tiba terpikir soal konsep fisika dasar: mungkinkah kita membuat api hanya dengan memampatkan udara secara cepat? Secara teori, tekanan yang meningkat drastis dalam ruang tertutup memang akan menaikkan suhu secara signifikan (adiabatik). Rasanya menarik membayangkan hukum termodinamika bekerja secara mekanis di depan mata.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 17 Februari 2019.

Asal-usul Mitologi Unicorn dari Tanah Banten

2019-02-17 · #Indonesia

Asal-usul Mitologi Unicorn dari Tanah Banten

Baru saja saya membaca cerita menarik soal asal-usul istilah unicorn. Ternyata, ada teori yang menyebutkan bahwa legenda ini bermula dari pelaut Barat yang sampai di Banten (dahulu disebut Bantam). Mereka terkesima melihat badak bercula satu yang unik, berbeda dengan sapi atau kerbau yang memiliki dua tanduk.

Cerita tentang hewan bertanduk satu ini kemudian tersebar ke kampung halaman mereka. Sayangnya, seiring waktu, narasi ini berubah menjadi mitos di mana hewan tersebut digambarkan sebagai kuda bertanduk satu. Akhirnya, istilah unique horn pun terdistorsi menjadi unicorn yang kita kenal sekarang. Menarik sekali melihat bagaimana sebuah fakta biologis bisa bergeser menjadi dongeng di tangan sejarah.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 17 Februari 2019.

Dilema Cemilan Makaroni Pedas yang Bikin Nagih

2019-02-17 · #Catatan Pribadi

Dilema Cemilan Makaroni Pedas yang Bikin Nagih

Entah kenapa, setiap kali mulai mengunyah makaroni kering yang pedas dan kriuk ini, tangan saya seolah punya kehendak sendiri. Susah sekali untuk berhenti sebelum bungkusnya benar-benar tandas.

Padahal tahu sendiri, semakin dimakan, semakin terasa pedasnya, tapi justru sensasi itulah yang bikin nagih. Mungkin ini yang namanya godaan sederhana di tengah sore yang santai.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 17 Februari 2019.

Tentang Menginstal dan Menghapus

2019-02-15 · #Renungan

Terkadang hidup memang sesederhana logika komputer: untuk bisa melakukan uninstall, ya kita harus menginstal sesuatu terlebih dahulu. Kita tidak bisa menghapus apa yang belum pernah hadir atau kita izinkan masuk ke dalam sistem hidup kita.

Kalimat ini tiba-tiba terlintas di kepala. Sering kali kita ingin buru-buru membuang kenangan atau kebiasaan, padahal proses 'menginstal'—memahami, mengalami, dan meresapinya—adalah bagian yang tak terelakkan dari sebuah perjalanan.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 15 Februari 2019.

Tiba-tiba teringat Yeni Setiawan

2019-02-12 · #Catatan Pribadi

Tiba-tiba teringat Yeni Setiawan

Tiba-tiba saja hari ini muncul dorongan untuk menyapa Yeni Setiawan. Entah kenapa, mungkin ada memori yang melintas begitu saja di kepala.

Kadang hidup memang seperti itu, ya. Ada orang-orang yang tiba-tiba muncul di pikiran tanpa alasan khusus, membuat saya ingin sekadar bertegur sapa atau memastikan kabar mereka baik-baik saja.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 12 Februari 2019.

Menemukan OREO yang Lebih Tipis

2019-02-12 · #Catatan Pribadi

Menemukan OREO yang Lebih Tipis

Baru tahu ternyata sekarang ada varian OREO yang lebih tipis. Rasanya jadi lebih ringan, seperti mengurangi porsi tepungnya. Entahlah, mungkin ini cuma perasaan saya saja, tapi cukup menarik untuk camilan sore di Jakarta.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 12 Februari 2019.

Tentang Memilih Kalender yang Tepat

2019-02-12 · #Renungan

Tiba-tiba terpikir, sebenarnya kita memilih kalender yang seperti apa? Apakah yang penuh dengan jadwal padat yang membuat kita merasa produktif, atau yang memberi ruang untuk bernapas? Bagi saya yang mobilitasnya terbatas di kursi roda, manajemen waktu bukan cuma soal efisiensi, tapi juga soal energi.

Seringkali kita terjebak memilih kalender yang paling 'penuh' demi validasi kesibukan. Padahal, kalender yang baik seharusnya adalah cermin dari prioritas hidup kita sendiri, bukan sekadar daftar tugas yang harus diselesaikan.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 12 Februari 2019.

Masa Depan Penyimpanan Data dalam Magnet Singlet USb2

2019-02-12 · #Sains

Masa Depan Penyimpanan Data dalam Magnet Singlet USb2

Membaca berita pagi ini tentang penemuan magnet jenis baru berbasis singlet pada senyawa Uranium dan Antimon (USb2) benar-benar memicu rasa penasaran saya. Fisikawan dari NYU menemukan bahwa elektron dalam USb2 bisa membentuk spin exconon yang menciptakan medan magnet selaras, bahkan dalam kondisi stabil. Ini bukan sekadar teori laboratorium lagi karena sudah diterbitkan di jurnal Nature Communications.

Yang menarik bagi saya adalah potensi aplikasinya untuk teknologi penyimpanan data di masa depan. Kemampuannya untuk berubah antara kondisi termagnetisasi dan tidak dengan sangat cepat bisa jadi kunci revolusi perangkat penyimpanan yang lebih efisien. Sebagai orang yang selalu mengikuti perkembangan teknologi, saya rasa ini adalah langkah maju yang sangat menjanjikan bagi dunia komputasi kita.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 12 Februari 2019.

Nasib Kendaraan Listrik di Jakarta yang Masih Menggantung

2019-02-12 · #Indonesia

Nasib Kendaraan Listrik di Jakarta yang Masih Menggantung

Peraturan soal kendaraan listrik sepertinya masih jauh panggang dari api. Di saat kita berharap ada kemajuan regulasi untuk mobilitas yang lebih ramah lingkungan, yang terjadi justru sebaliknya. Saya membaca kabar bahwa Polda Metro Jaya menyatakan sepeda listrik Migo 'haram' beredar di jalan raya karena dianggap tidak memiliki izin operasi yang jelas.

Sebagai pengguna kursi roda yang selalu mengikuti perkembangan teknologi mobilitas, saya merasa situasi ini cukup ironis. Bukannya didukung agar tertib dan terintegrasi, inovasi seperti ini justru langsung dilarang. Rasanya legislatif kita memang belum serius memikirkan payung hukum yang tepat untuk kendaraan listrik, sehingga akhirnya masyarakat dan pelaku usaha yang harus menanggung ketidakpastiannya.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 12 Februari 2019.

Marvel dan Permainan Emosi yang Berhasil

2019-02-11 · #Hiburan

Marvel dan Permainan Emosi yang Berhasil

Well played, Marvel. Singkat saja, tapi rasanya mewakili banyak orang yang sedang menunggu kelanjutan cerita mereka saat itu. Strategi pemasaran mereka memang selalu punya cara untuk membuat kita penasaran sekaligus pasrah dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 11 Februari 2019.

Menghitung potensi penghematan listrik lewat panel surya

2019-02-11 · #TechReview

Akhir-akhir ini saya mulai melirik teknologi panel surya untuk rumah. Menarik melihat bagaimana sistem on-grid sekarang bekerja; listrik yang dihasilkan panel surya langsung dipakai untuk kebutuhan rumah di siang hari, jadi tagihan bulanan bisa lebih ditekan tanpa harus pusing memikirkan baterai.

Saya sempat mampir ke situs SolarKita untuk mengecek simulasi hitungannya. Konsepnya cukup transparan, mulai dari penggunaan inverter untuk mengubah listrik DC ke AC, sampai kemudahan memantau produksi energi secara real-time lewat aplikasi. Buat yang penasaran berapa rupiah yang sebenarnya bisa dihemat tiap bulannya, coba saja hitung-hitung sendiri di sana.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 11 Februari 2019.

Menjadi Pemilih Cerdas dengan JariUngu

2019-02-10 · #Indonesia

Menjadi Pemilih Cerdas dengan JariUngu

Menjelang pesta demokrasi, rasanya penting bagi kita untuk tidak asal pilih. Saya baru saja membuka kembali JariUngu.com, sebuah situs yang memuat profil anggota DPR, DPD, hingga DPRD. Di sini, kita bisa melihat rekam jejak para wakil rakyat dan mengakses berbagai peraturan pusat maupun daerah. Bagi saya, ini adalah alat bantu yang sangat krusial agar suara kita tidak terbuang percuma.

Situs ini juga membuka ruang kolaborasi bagi siapa saja yang punya data untuk melengkapi profil para calon. Mengingat kalimat di situsnya, "Hidup ini singkat. Bagaimana nanti kita akan dikenang orang?", saya rasa ini pengingat yang pas bagi para calon—dan juga bagi kita pemilih—untuk menaruh perhatian lebih pada tanggung jawab sosial kita sebelum masa jabatan atau waktu kita berakhir.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 10 Februari 2019.

Ritual Akhir Pekan dan Ide untuk Mbak Bella

2019-02-09 · #Catatan Pribadi

Tiba-tiba terpikir soal ritual perawatan diri seperti mandi lama, keramas, facial, sampai mani-pedi. Rasanya Mbak Bella butuh waktu luang untuk melakukan itu semua demi menyegarkan diri.

Iseng terpikir untuk mencolek Rika, siapa tahu dia punya rekomendasi tempat yang asik. Kadang hal-hal sederhana seperti ini memang perlu direncanakan agar hidup tetap seimbang.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 9 Februari 2019.

Perubahan Arus Lalu Lintas di Sekitar Gedung Landmark

2019-02-09 · #Catatan Pribadi

Perubahan Arus Lalu Lintas di Sekitar Gedung Landmark

Hari ini saya mendapati ada perubahan arus lalu lintas di sekitar Gedung Landmark. Sekarang semua kendaraan harus mengitari gedung tersebut dengan pola satu arah ke kanan.

Sebagai pengguna kursi roda yang sering beraktivitas di area Jakarta, perubahan kecil seperti ini tentu sangat terasa dampaknya bagi rute mobilitas saya. Perlu penyesuaian lagi agar tidak terjebak saat harus melintas di sana.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 9 Februari 2019.

Antara Senapan SIG MCX dan Viral Pria Mengamuk

2019-02-08 · #Kliping

Antara Senapan SIG MCX dan Viral Pria Mengamuk

Beberapa hari lalu sempat ramai video pria bernama Adi Saputra yang mengamuk dan membanting motornya sendiri saat ditilang polisi. Di tengah kehebohan aksi tersebut, perhatian saya justru sempat teralihkan ke senjata yang dibawa petugas di video itu. Sempat bertanya-tanya, ternyata itu adalah SIG MCX Virtus. Terima kasih untuk Romadhoni yang sudah membantu menjawab rasa penasaran saya.

Melihat kejadian viral seperti ini, rasanya jadi refleksi sendiri tentang bagaimana emosi seringkali mengalahkan logika di ruang publik. Mungkin bagi sebagian orang, fokusnya ada pada aksi nekat si pria, tapi bagi saya, detail-detail kecil seperti perlengkapan yang digunakan aparat justru jadi poin menarik untuk dicari tahu.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 8 Februari 2019.

Risiko Nekat Pakai Motor Bodong dan Pelat Palsu

2019-02-08 · #Tips & Tricks

Risiko Nekat Pakai Motor Bodong dan Pelat Palsu

Belakangan ini saya sering melihat orang nekat membeli motor tanpa BPKB alias motor bodong. Padahal, risikonya besar sekali. Selain urusan legalitas yang bikin tidur tidak nyenyak, ada konsekuensi hukum yang menanti kalau kita coba-coba memalsukan pelat nomor, seperti kasus viral 'pembanting motor' kemarin.

Membaca berita soal itu, saya cuma bisa geleng-geleng. Pakai pelat palsu itu tindak pidana, lho. Jangan sampai karena ingin terlihat gaya atau sekadar menghindari tilang, kita malah berakhir di balik jeruji besi. Lebih baik beli kendaraan yang jelas surat-suratnya saja, lebih tenang di hati dan aman di jalan. Sebagai pengguna kursi roda di Jakarta, saya sangat menghargai ketertiban lalu lintas; jangan sampai perilaku egois di jalan merugikan orang banyak.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 8 Februari 2019.

Adaptasi Harley-Davidson dan Pasar Baru

2019-02-07 · #Bisnis

Adaptasi Harley-Davidson dan Pasar Baru

Dunia otomotif benar-benar sedang berubah. Saya memperhatikan bagaimana penjual moge, yang biasanya punya pangsa pasar sangat spesifik, kini harus memutar otak. Mereka sadar bahwa captive market lama sudah tidak bisa lagi diandalkan untuk menjaga angka pendapatan tetap stabil.

Harley-Davidson, misalnya, mulai melirik pasar milenial lewat konsep skuter listrik mereka seperti yang saya baca di Business Insider. Mengubah citra dari motor besar yang gahar ke arah kendaraan listrik untuk warga kota adalah langkah adaptasi yang menarik. Bagi saya, ini bukti bahwa bahkan perusahaan berusia lebih dari seabad pun tidak bisa melawan arus zaman jika ingin tetap relevan.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 7 Februari 2019.

Tentang Dokter Hewan dan Ketulusan Hati

2019-02-04 · #Renungan

Tentang Dokter Hewan dan Ketulusan Hati

Saya baru saja teringat sebuah observasi sederhana. Tandanya seorang dokter hewan benar-benar sayang pada binatang adalah ketika mereka tetap peduli memberi makan kucing-kucing liar (stray cats) yang jelas tidak bisa membayar jasa mereka sama sekali.

Sayangnya, di lapangan masih ada praktik dokter hewan yang pilih kasih, hanya ramah kepada hewan yang pemiliknya mampu membayar. Bagi saya, ketulusan seorang praktisi medis—termasuk dokter hewan—justru terlihat saat mereka berhadapan dengan pasien yang paling tidak berdaya.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 4 Februari 2019.

Sesuatu yang Besar Sedang Terjadi

2019-02-02 · #Catatan Pribadi

Terkadang, hidup memberikan kejutan yang terasa sangat masif. Entah itu perubahan arah atau sekadar momen yang mengubah perspektif, rasanya sulit untuk merangkainya dalam banyak kata.

Dua Februari 2019, saya hanya bisa menulis itu. Singkat, padat, dan penuh antisipasi. Sesuatu yang besar memang sedang terjadi.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 2 Februari 2019.

Ritual Pagi yang Sederhana

2019-02-01 · #Catatan Pribadi

Ritual Pagi yang Sederhana

Pagi ini dimulai dengan rutinitas sederhana: morning feeding activity. Menikmati momen tenang saat mengisi energi sebelum memulai hari di Jakarta.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 1 Februari 2019.

Transisi TCASH Menjadi LinkAja

2019-02-01 · #Tech News

Hari ini saya memperhatikan perubahan layanan dari TCASH yang kini bertransformasi menjadi LinkAja. Sebagai pengguna yang mengandalkan kemudahan pembayaran digital dari kursi roda, pergeseran layanan seperti ini selalu menarik untuk disimak.

Perubahan ini tentu membawa harapan akan ekosistem pembayaran yang lebih terintegrasi di Indonesia. Saya penasaran bagaimana performa aplikasinya nanti, terutama dari sisi aksesibilitas bagi pengguna dengan disabilitas. Semoga transisinya mulus dan memberikan manfaat lebih luas bagi kita semua.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 1 Februari 2019.

Persaingan Motor Listrik di Tanah Air

2019-02-01 · #Tech News

Persaingan Motor Listrik di Tanah Air

Belakangan saya memperhatikan geliat pasar motor listrik di Indonesia. Gesits sudah lebih dulu menarik perhatian sebagai pemain lokal, tapi sekarang peta persaingannya bakal makin seru dengan kehadiran Honda PCX listrik yang resmi diperkenalkan oleh AHM.

Sebagai pengguna kursi roda yang selalu mengikuti perkembangan teknologi, saya rasa kehadiran pemain besar seperti Honda ini justru bagus untuk ekosistem kendaraan listrik kita. Semakin banyak pilihan, semakin menarik melihat bagaimana mereka beradu teknologi dan harga untuk memikat konsumen lokal. Kita lihat saja nanti siapa yang lebih unggul di jalanan Jakarta.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 1 Februari 2019.

Menjelang Pemilu: Kenali Caleg Pilihanmu Lewat JariUngu

2019-02-01 · #Indonesia

Menjelang Pemilu: Kenali Caleg Pilihanmu Lewat JariUngu

Tanggal 17 April 2019 nanti, kita punya tanggung jawab untuk memilih wakil rakyat di berbagai tingkat, mulai dari DPR RI hingga DPRD. Saya tahu, daftar nama yang begitu banyak seringkali membuat bingung. Untuk memudahkan, saya sering buka JariUngu.com. Cukup masukkan lokasi tempat tinggal, kita bisa melihat siapa saja yang mencalonkan diri di daerah pemilihan kita.

Situs ini bukan cuma soal daftar nama, tapi juga menyediakan profil dan data yang cukup lengkap. Mereka bahkan membuka ruang bagi kita untuk ikut berkontribusi melengkapi data. Ingat, jangan golput. Gunakan hak pilihmu dan pilihlah yang menurutmu terbaik untuk Indonesia. Seperti pesan di situsnya, hidup ini singkat, jadi mari kita gunakan kesempatan ini untuk berkontribusi bagi masa depan yang lebih baik.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 1 Februari 2019.