ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Transposable elements sebagai sumber evolusi genom

Hampir setengah dari genom manusia terdiri dari transposable elements, fragmen genetik bergerak asal virus yang dapat berpindah ke lokasi lain dalam DNA. Lama dianggap sebagai genomic junk atau parasit yang merusak, elemen ini ternyata menyediakan bahan mentah untuk adaptasi biologis dan pembentukan plasenta mamalia. Topik ini layak dibaca untuk memahami bagaimana kompleksitas genom muncul dari gesekan molekuler, bukan desain yang bersih. Kekurangannya, kita masih belum memahami bagaimana host genome mampu mengelola pustaka internal yang destruktif ini tanpa mengalami kerusakan total. sumber: quantamagazine.org my other side: setyadi.com

Masa Depan Penyimpanan Data dalam Magnet Singlet USb2

2019-02-12 · #Sains

Masa Depan Penyimpanan Data dalam Magnet Singlet USb2

Membaca berita pagi ini tentang penemuan magnet jenis baru berbasis singlet pada senyawa Uranium dan Antimon (USb2) benar-benar memicu rasa penasaran saya. Fisikawan dari NYU menemukan bahwa elektron dalam USb2 bisa membentuk spin exconon yang menciptakan medan magnet selaras, bahkan dalam kondisi stabil. Ini bukan sekadar teori laboratorium lagi karena sudah diterbitkan di jurnal Nature Communications.

Yang menarik bagi saya adalah potensi aplikasinya untuk teknologi penyimpanan data di masa depan. Kemampuannya untuk berubah antara kondisi termagnetisasi dan tidak dengan sangat cepat bisa jadi kunci revolusi perangkat penyimpanan yang lebih efisien. Sebagai orang yang selalu mengikuti perkembangan teknologi, saya rasa ini adalah langkah maju yang sangat menjanjikan bagi dunia komputasi kita.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 12 Februari 2019.

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)