Jejak Tak Disangka di Balik African Prints
2025-12-09 · #Kliping

Baru lihat unggahan menarik soal kain yang biasa kita kenal sebagai African prints. Ternyata, cetakan lilin yang penuh warna dan berani ini awalnya tidak berasal dari Afrika, melainkan dibuat di Belanda dengan terinspirasi dari batik Indonesia.
Perjalanan sejarahnya panjang juga. Dari inspirasi Nusantara, dibawa ke Eropa, lalu dipeluk dan diubah sepenuhnya oleh masyarakat Afrika hingga menjadi identitas, kebanggaan, sekaligus industri bernilai miliaran dolar. Seringkali sejarah mode menyimpan cerita silang budaya yang sama sekali tidak kita duga sebelumnya.
Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 9 Desember 2025.
BBM Shell Kembali Ada dan Tanpa Etanol
2025-12-08 · #Catatan Pribadi

Kemarin sempat lihat info kalau Shell Super (RON 92) akhirnya balik lagi di SPBU dengan harga Rp13.000 per liter, setelah sempat kosong sejak Agustus 2025 kemarin karena pasokan dari Pertamina Patra Niaga.
Tapi yang menarik perhatian saya justru dari balasan komentar Shell ke netizen: mereka mengonfirmasi kalau base fuel untuk produk BBM-nya tidak pakai kandungan etanol. Berarti Shell sudah dapat sumber pasokan lain yang bukan dari Pertamina ya? Menarik juga memantau dinamika suplai BBM begini.
Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 8 Desember 2025.
Saat Mesin Pencari Sengaja Dibuat Lebih Buruk
2025-12-05 · #Tech News

Ada lelucon pahit yang beredar di antara pemegang saham dan petinggi Google: ketika pendapatan pencarian dirasa kurang tumbuh, solusinya sederhana tapi ironis—buat saja Google Search jadi lebih buruk. Terdengar seperti satire, tapi sayangnya itulah realitas kapitalisme teknologi saat ini.
Saya sempat menyimak penjelasan Cory Doctorow di kanal YouTube Channel 4 News saat ngobrol dengan Krishnan Guru-Murthy. Doctorow blak-blakan menyoroti bagaimana raksasa teknologi seperti Google justru punya insentif kuat untuk merusak produk mereka sendiri demi memuaskan para pemegang saham, alih-alih memikirkan kenyamanan penggunanya. Rasanya miris melihat layanan yang dulunya diandalkan kini terjebak dalam dilema korporat semacam itu.
Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 5 Desember 2025.