ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

IBM Granite Time-Series Ensemble untuk Prediksi Rangkaian Waktu

IBM merilis granite-tsfm versi 0.3.11, sebuah Python package yang menggabungkan empat model time-series terlatih ke dalam satu interface ensemble. Fungsi QuantileEnsembleForecaster.from_pretrained mengunduh checkpoint dari Hugging Face untuk menghasilkan point forecast dan quantile output secara langsung tanpa perlu proses training pada data pengguna. Secara default, metode ini menggabungkan prediksi dalam ruang probabilitas menggunakan bobot tetap yang sama. Library ini layak diuji jika Anda membutuhkan zero-shot probabilistic forecasting untuk sinyal industri atau ritel yang beragam tanpa beban training model. Namun, eksekusi pertama membutuhkan waktu lebih lama untuk mengunduh keempat arsitektur tersebut, dan package ini tidak dirancang untuk custom streaming pipeline. Anda sebaiknya tetap menggunakan satu model yang dituning jika sudah memiliki data bersih dan domain yang spesifik. sumber: huggingface.co my other side: setyadi.com

Guru : dirampok, dibunuh, dipungli...

2010-05-04 · #Indonesia #Kliping

berita.liputan6.com

Perampok Berpistol Rampok Gaji Guru, Dua Tewas  

Ridwan Pamungkas
03/05/2010 16:41
Liputan6.com, Cirebon: Sebuah aksi perampokan menggegerkan Kota Cirebon, Jawa Barat, Senin (3/5). Kawanan perampok yang terdiri dari dua orang berpistol membawa kabur uang tunai senilai Rp 600 juta untuk gaji para guru sekolah. Perampok juga menembak dua pegawai yang membawa uang gaji itu, sehingga kedua korban tewas seketika.

Menurut saksi mata, saat korban keluar dari Bank Jabar yang berada di Kompleks Rumah Sakit Gunungjati, korban sudah dipepet oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor. Bahkan, pelaku sempat mengeluarkan tembakan beberapa kali. Korban yang mencoba mempertahankan tas berisi uang gaji guru langsung ditembak beberapa kali.

Akibat perampokan ini, sekitar 300 guru sekitar wilayah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Kesambi, terancam tidak menerima gaji.(IDS/ANS)


~~~
detiknews.com

Senin, 03/05/2010 13:58 WIB
Usai Ambil Gaji Guru di Bank, 2 PNS Cirebon Ditembak Perampok
Reno Nugraha - detikNews

Cirebon
- Nasib sial dialami dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Jawa Barat. Mereka tewas ditembak perampok usai mengambil gaji milik 300 guru SD di Bank Jabar Banten, Kota Cirebon. 

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (3/5/2010). Kedua PNS naas itu adalah Sutikno (45) warga Jalan Harapan Drajat Kesambi Cirebon, dan Rudiwan (45) warga Desa Kraton, Gunung Jati Cirebon.

Kedua pegawai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) tersebut rencananya akan mengambil uang gaji milik 300 guru senilai Rp 585 juta. Namun, secara tidak sadar, keduanya telah dibuntuti oleh kawanan perampok.

Usai keluar dari Bank Jabar kantor kas Gunung Djati yang hanya berjarak 100 meter dari kantornya, kedua korban yang berboncengan dengan sepeda motor, tiba-tiba dicegat seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor. Tanpa basa-basi, pria tersebut langsung menembak korban Sutikno yang kala itu membawa sepeda motor Honda Supra bernopol E 6858 AT.

"Korban Rudiwan panik dan berusaha menyelamatkan uang tersebut. Namun, dia justru ditabrak pelaku lainnya dengan sepeda motor dan diberondong tembakan sebanyak lima kali. Korban tewas di lokasi kejadian," kata Kombes Pol Tugas Dwi Apriyanto, Kapolwil Cirebon saat ditemui Wartawan di Lokasi Kejadian.

Saat ini polisi sudah mengamankan 2 sepeda motor, satu milik korban satunya lagi milik pelaku yang ditinggal pergi. Polisi juga menyita 9 proyektil dan selongsong peluru. Polisi menduga para pelaku menggunakan senjata api jenis FN.

Selain menewaskan korbannya, perampok sadis tersebut juga berhasil menggondol uang Rp 585 juta tersebut.

(djo/djo)


~~~
tempointeraktif.com/brk,20100504-245357,id.html

Oknum Polisi Minta Pelicin Rp 3 juta Agar Berita Acara Perampokan Keluar

TEMPO Interaktif, Cirebon - Oknum Polresta Cirebon diduga meminta uang sebesar Rp 3 juta untuk menebus berita acara. Berita acara dari kepolisian dibutuhkan untuk mencairkan kembali gaji 380 guru yang sebelumnya sudah dirampok.

Uang gaji yang dirampok bisa digantikan. Menurut Kasubag Belanja Pegawai Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Cirebon, M Atlantik, harus terlebih dahulu ada berita acara dari kepolisian. "Setelah ada berita acara itu, barulah keluar SK Wali Kota Cirebon mengenai penggantian uang yang dirampok," kata Atlantik. Penggantian uang akan dilakukan sejumlah uang yang dirampok.

Namun saat mengurus berita acara, sumber Tempo di Dinas Pendidikan Kota Cirebon mengaku dimintai uang sebesar Rp 3 juta di ruang Reskrim Polresta Cirebon agar berita acara itu cepat keluar. Saat ini berita acara itu sudah ada di meja Atlantik.

Kapolresta Cirebon, AKBP Ary Laksmana Wijaya, saat dikonfirmasi membantahnya. Namun ia pun meminta jika benar ada permintaan uang tersebut untuk dilaporkan langsung kedirinya. "Saya minta supaya melaporkan langsung ke saya kalau memang benar ada," kata Ary.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Senin (2/5) terjadi perampokan. Saat itu dua orang PNS di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, baru selesai mengambil gaji untuk 380 guru dari Bank Jabar Banten Cabang RSUD Gunung Jati.

Jarak yang dekat antara kantor UPT dan bank, hanya sekitar 100 meter, membuat dua orang tersebut masing-masing Rudiman, 45, dan Sutikno, 45, memutuskan mengambil uang menggunakan motor. Namun baru keluar dari bank, motor yang mereka tumpangi dipepet oleh sebuah motor satria sambil melepaskan tembakan. Keduanya pun akhirnya tewas ditempat dan uang sebesar Rp 585 juta untuk gaji 380 guru se Kecamatan Kesambi pun diambil perampok.

IVANSYAH

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)