Atlas lipid 3D otak tikus untuk pemetaan kimiawi
Periset di EPFL membangun atlas lipid 3D otak tikus menggunakan mass spectrometry imaging. Dengan melacak 172 jenis lipid pada 109 irisan otak, tim ini memetakan 539 wilayah kimiawi berbeda yang disebut lipizones. Wilayah ini sering kali mengungkap batas kimia yang tidak tampak pada peta genetik atau anatomis standar. Pendekatan ini menunjukkan bahwa ekspresi gen dan struktur sel saja belum cukup menjelaskan organisasi organ secara utuh. Saat ini metode tersebut masih terbatas pada tikus, dan penerapannya untuk memahami penyakit neurologis manusia secara dinamis masih membutuhkan banyak kerja lanjutan. Untungnya, data mentahnya tersedia secara open untuk publik. sumber: sciencedaily.com/261012185011.htm my other side: setyadi.com
$ cat comments/ (0)