ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

IBM Granite Time-Series Ensemble untuk Prediksi Rangkaian Waktu

IBM merilis granite-tsfm versi 0.3.11, sebuah Python package yang menggabungkan empat model time-series terlatih ke dalam satu interface ensemble. Fungsi QuantileEnsembleForecaster.from_pretrained mengunduh checkpoint dari Hugging Face untuk menghasilkan point forecast dan quantile output secara langsung tanpa perlu proses training pada data pengguna. Secara default, metode ini menggabungkan prediksi dalam ruang probabilitas menggunakan bobot tetap yang sama. Library ini layak diuji jika Anda membutuhkan zero-shot probabilistic forecasting untuk sinyal industri atau ritel yang beragam tanpa beban training model. Namun, eksekusi pertama membutuhkan waktu lebih lama untuk mengunduh keempat arsitektur tersebut, dan package ini tidak dirancang untuk custom streaming pipeline. Anda sebaiknya tetap menggunakan satu model yang dituning jika sudah memiliki data bersih dan domain yang spesifik. sumber: huggingface.co my other side: setyadi.com

Makin Perlunya Pembuktian Terbalik

2010-04-06 · #Indonesia #Kliping

Selasa, 06/04/2010 15:30 WIB
Mahfud: Nilai Korupsi yang Lebih Besar dari Gayus Capai Rp 100 M
Ayu Fitriana - detikNews

Jakarta - Uang di rekening Gayus Tambunan yang terindikasi korupsi mencapai Rp 28 miliar. Uang itu masih belum seberapa. Ada lagi kasus dugaan korupsi yang lebih besar, mencapai Rp 100 miliar.

"Lebih besar dari Gayus. Rp 100 miliar kurang, tidak ada hubungannya sama pajak," jelas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (6/4/2010).

Mahfud menjelaskan, korupsi ini harus dibongkar secepatnya. Kalau perlu, diungkap dahulu ke pers baru disampaikan ke KPK.

"Saya menerima laporan dari anggota DPR yang menunjukkan adanya pengeluaran besar-besaran yang secara koruptif kalau dibongkar akan jadi ledakan besar," terangnya.

Dia berharap, DPR mau membuka dan mengungkapkan kasus ini. "Ya silakan DPR saja yang membongkar, bukan wewenang saya. Saya menyarankan dibongkar secepatnya," ujar guru besar UII ini.

Mahfud juga menegaskan persetujuannya pada ide pembuktian terbalik kasus korupsi. Apalagi korupsi sudah mendarah daging.

"Saya sebenarnya sudah menyarankan sejak Bapak Baharuddin Lopa menjadi Jaksa Agung, agar mereka yang ditemukan mempunyai harta tidak wajar agar membuktikan bahwa uang yang mereka miliki sah. Milik mereka bukan hasil korupsi," tutupnya.

(ndr/nrl)

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)