ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

SatpamAI: gerbang keamanan zero-trust untuk skill Claude Code

SatpamAI adalah skill Claude Code yang jadi pos pemeriksaan wajib sebelum AI menjalankan skill lain. Idenya: skill AI pihak ketiga adalah artefak tak-tepercaya yang bisa menyembunyikan prompt injection, malware, secret ter-hardcode, atau kompromi supply-chain — jadi periksa dulu, bertindak belakangan. Motonya: “tak ada artefak yang otomatis dipercaya; kepercayaan dibuktikan dengan bukti.” Ia menjalankan gerbang keamanan 8-fase (klasifikasi → nilai ancaman → inspeksi → putuskan → eksekusi terkendali → verifikasi → audit) dan analisis malware 10-lapis (provenance, analisis kode statis, pindai secret, audit dependensi & izin, cek integritas). Ada mesin khusus pendeteksi prompt injection — upaya override, impersonasi otoritas, permintaan bypass, muatan multi-vektor terobfuscasi — dan semuanya diberi rating risiko dari PASS hingga CRITICAL / UNKNOWN. Penting: statis saja (“jangan pernah menjalankan kode tak-tepercaya h...

Ancaman Kuantum dan Kesiapan Digital Kita

2019-01-06 · #Security

Ancaman Kuantum dan Kesiapan Digital Kita

Membaca laporan dari MIT Technology Review ini membuat saya berpikir ulang soal keamanan data kita. Intinya, komputer kuantum di masa depan punya potensi untuk membongkar enkripsi yang saat ini kita pakai untuk melindungi segalanya, mulai dari transaksi kartu kredit sampai rekam medis sensitif.

Laporan dari National Academies of Sciences ini menyoroti bahwa kita masih sangat belum siap. Para ahli memprediksi butuh waktu setidaknya 20 tahun untuk menerapkan enkripsi yang tahan terhadap serangan kuantum. Sebagai seseorang yang hidup di dunia digital, ini pengingat kalau keamanan siber bukan hal statis; kita harus terus mengejar ketertinggalan teknologi sebelum ancaman itu benar-benar menjadi nyata.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 6 Januari 2019.

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)