ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Transposable elements sebagai sumber evolusi genom

Hampir setengah dari genom manusia terdiri dari transposable elements, fragmen genetik bergerak asal virus yang dapat berpindah ke lokasi lain dalam DNA. Lama dianggap sebagai genomic junk atau parasit yang merusak, elemen ini ternyata menyediakan bahan mentah untuk adaptasi biologis dan pembentukan plasenta mamalia. Topik ini layak dibaca untuk memahami bagaimana kompleksitas genom muncul dari gesekan molekuler, bukan desain yang bersih. Kekurangannya, kita masih belum memahami bagaimana host genome mampu mengelola pustaka internal yang destruktif ini tanpa mengalami kerusakan total. sumber: quantamagazine.org my other side: setyadi.com

Ketika Teknologi Beradu dengan Literasi Kita

2019-01-22 · #Tech News

Ketika Teknologi Beradu dengan Literasi Kita

Saya memperhatikan sebuah pola yang makin mengkhawatirkan: teknologi yang canggih sering kali tidak dibarengi dengan kemampuan masyarakat kita untuk mencerna berita dengan jernih. Dampaknya, penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan di aplikasi pesan instan menjadi sulit dibendung.

Baru-baru ini, WhatsApp mengambil langkah tegas dengan membatasi fitur forward pesan maksimal ke lima kontak saja secara global. Kebijakan yang dulunya diuji di India ini adalah respons atas peristiwa kelam akibat misinformasi. Bagi saya, ini pengingat bahwa fitur teknologi bukan sekadar soal kemudahan, tapi juga soal tanggung jawab kita sebagai pengguna dalam menyaring apa yang kita bagikan.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 22 Januari 2019.

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)