ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Transposable elements sebagai sumber evolusi genom

Hampir setengah dari genom manusia terdiri dari transposable elements, fragmen genetik bergerak asal virus yang dapat berpindah ke lokasi lain dalam DNA. Lama dianggap sebagai genomic junk atau parasit yang merusak, elemen ini ternyata menyediakan bahan mentah untuk adaptasi biologis dan pembentukan plasenta mamalia. Topik ini layak dibaca untuk memahami bagaimana kompleksitas genom muncul dari gesekan molekuler, bukan desain yang bersih. Kekurangannya, kita masih belum memahami bagaimana host genome mampu mengelola pustaka internal yang destruktif ini tanpa mengalami kerusakan total. sumber: quantamagazine.org my other side: setyadi.com

5G dan Ironi Keamanan Digital di Mata Jerman

2019-03-07 · #Tech News

Membaca berita soal polemik 5G belakangan ini menarik sekali. Jerman ternyata punya pandangan berbeda soal Huawei. Setelah melakukan perbandingan mendalam, mereka justru menilai sistem 5G Tiongkok ini lebih aman dibandingkan infrastruktur 4G Amerika Serikat yang selama ini jadi standar kita.

Inti dari laporan German-Foreign-Policy menyebutkan bahwa meski AS gencar menuduh Huawei sebagai ancaman mata-mata, faktanya mereka sendiri belum bisa menunjukkan bukti konkret. Justru, dokumen Snowden dulu mengungkap bagaimana NSA secara aktif menginfeksi jaringan dengan perangkat lunak pengintai. Bahkan, pemerintah Jerman sendiri sampai mulai membatasi penggunaan produk Verizon demi menjaga keamanan data mereka. Bagi saya, ini pengingat kalau di dunia teknologi, label 'aman' seringkali cuma soal siapa yang lebih jago menuduh duluan.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 7 Maret 2019.

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)