ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Catatan Karhutla 2026 dan Beban Diplomatik Regional

Sepanjang Agustus hingga September 2026, Greenpeace mencatat 5.540 titik api di 22 provinsi yang memicu kabut asap lintas negara ke Malaysia, Singapura, dan Filipina. Lonjakan kasus ISPA di dalam negeri mencapai 277.075 kasus pada Oktober, sementara di Sarawak kasus asma melonjak 259 persen akibat buruknya kualitas udara. Data ini menunjukkan skala dampak ekologis dan kesehatan yang masif dari kebakaran hutan berulang. Pendekatan mitigasi saat ini tidak layak diandalkan karena gagal mencegah krisis berulang dan mengabaikan transparansi data yang krusial. Kekurangan utamanya terletak pada lemahnya komunikasi krisis serta penanganan lapangan yang lambat, sehingga memperburuk beban diplomatik Indonesia di tingkat ASEAN. sumber: theconversation.com my other side: setyadi.com

Lim Keng Kie, Sahabat Habibie yang Terusir

2019-09-12 · #Catatan Pribadi

Membaca kisah Lim Keng Kie selalu menyisakan rasa pilu tersendiri. Sosok intelektual asal Kuningan yang logat Sundanya kental ini adalah kawan karib B.J. Habibie sejak SMA di Bandung hingga masa-masa kuliah di Jerman. Bukan cuma jadi penasihat yang meredam emosi Habibie, Lim Keng Kie juga menjadi penyelamat di kala kiriman uang Habibie tersendat di negeri orang.

Sayangnya, sejarah politik negeri ini memisahkan mereka. Gara-gara pernah mengajar di kampus yang berafiliasi dengan Baperki, Lim Keng Kie terancam, terusir, dan akhirnya harus berimigrasi ke Amerika Serikat setelah surat jalannya dicoret ITB. Bahkan ketika Habibie sudah menjadi Presiden dan mengundangnya kembali ke Istana, ia tetap menolak pulang demi menjaga karier sahabatnya itu.

Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 12 September 2019.

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)