Catatan Karhutla 2026 dan Beban Diplomatik Regional
Sepanjang Agustus hingga September 2026, Greenpeace mencatat 5.540 titik api di 22 provinsi yang memicu kabut asap lintas negara ke Malaysia, Singapura, dan Filipina. Lonjakan kasus ISPA di dalam negeri mencapai 277.075 kasus pada Oktober, sementara di Sarawak kasus asma melonjak 259 persen akibat buruknya kualitas udara. Data ini menunjukkan skala dampak ekologis dan kesehatan yang masif dari kebakaran hutan berulang. Pendekatan mitigasi saat ini tidak layak diandalkan karena gagal mencegah krisis berulang dan mengabaikan transparansi data yang krusial. Kekurangan utamanya terletak pada lemahnya komunikasi krisis serta penanganan lapangan yang lambat, sehingga memperburuk beban diplomatik Indonesia di tingkat ASEAN. sumber: theconversation.com my other side: setyadi.com

$ cat comments/ (0)