Ransomware, Perusahaan AS, dan Mentalitas Ketik Ulang Data
2019-10-28 · #Security

Baca berita soal hacker Jogja yang sukses meretas server perusahaan AS pakai cara ransomware yang konon murah tapi efektif mengobrak-abrik data, bikin saya senyum-senyum sendiri. Katanya, perusahaan-perusahaan di AS dan Uni Eropa itu sangat mengandalkan data digital dan rela bayar mahal supaya data mereka balik lagi.
Tapi coba kalau skenarionya dibalik, kena ke perusahaan di Indonesia. Jelas yang nyebar ransomware bakal gigit jari. Kenapa? Bukan karena sistem kita kebal, tapi karena banyak yang lebih ikhlas dan rela capek input ulang database-nya dari nol ketimbang harus bayar tebusan mahal. Efisiensi cara manual memang kadang di luar nalar.
Catatan ini semula saya tulis di Facebook, 28 Oktober 2019.
$ cd ~/
$ cat comments/ (0)