Analisis Bias Gender dan Relasi Kuasa KBBI Daring
Analisis terhadap ribuan lema kata sifat dalam KBBI daring menunjukkan bagaimana contoh kalimat kerap menormalisasi relasi kuasa dan memosisikan perempuan sebagai subyek negatif. Sifat buruk seperti cerewet atau cengeng konsisten dilekatkan pada figur perempuan, sementara kata bermuansa positif dijelaskan secara lebih netral. Pilihan subyek ini mencerminkan nilai sosial penyusunnya alih-alih sekadar mencatat bahasa secara objektif. Temuan ini layak dicatat sebagai bukti bahwa rujukan kebahasaan standar tidak kebal dari bias kultural. Kekurangannya, kamus resmi masih memuat contoh kalimat yang memperkuat stereotip lama sehingga pembaca harus bersikap kritis. sumber: theconversation.com my other side: setyadi.com

$ cat comments/ (0)