ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

AIHOT, Framework Self-Hosted untuk Agregasi dan Klaster Berita

AIHOT adalah framework self-hosted siap-Docker berbasis Node.js dan PostgreSQL untuk mengumpulkan, memfilter, serta mengklaster berita industri. Sistem ini menerima input dari RSS, halaman web, dan API, lalu memprosesnya lewat LLM untuk menilai relevansi, melakukan deduplikasi, serta menghasilkan ringkasan harian beserta linimasa. Repo ini menyertakan seluruh source code inti, pustaka prompt lengkap, dan dukungan bawaan untuk berbagai upstream provider. Framework ini layak dicoba jika Anda ingin mengganti kurasi manual dengan automated pipeline untuk domain tertentu, asalkan Anda memiliki API key LLM yang kompatibel dan terbiasa menyunting prompt. Namun, sistem ini memerlukan penyesuaian threshold seleksi dan daftar sumber yang cukup intensif untuk domain di luar AI, serta dokumentasinya saat ini baru tersedia dalam bahasa Mandarin. Perangkat ini bukanlah produk instan untuk konsumen umum, melainkan codebase produksi yang ditujukan bagi developer yang bersedia melakukan pemeliharaa...

Quanta akan Garap Laptop Rp 1 Juta

2005-12-14 · #Gadget #Kliping

Rabu , 14/12/2005 12:07 WIB
Quanta akan Garap Laptop Rp 1 Juta
Ni Ketut Susrini - detikInet
 
Laptop Rp 1 Juta (onno)
Jakarta, Pemanufaktur laptop asal Taiwan, Quanta, telah sepakat untuk menggarap proyek penyediaan laptop Rp 1 Juta (US$100). Laptop super murah itu ditujukan untuk negara-negara berkembang.

Organisasi OLPC (One Laptop per Child) telah memilih Quanta, pemanufaktur laptop terbesar di dunia, untuk memproduksi laptop US$100. Ide pembuatan laptop tersebut muncul dari Nicholas Negroponte, kepala laboratirium MIT Media Lab.

Nama Quanta mungkin tidak banyak yang tahu. Tapi sebenarnya banyak orang memakai hasil produksinya, karena perusahaan ini memproduksi laptop untuk Hewlett-Packard, Dell dan lain sebagainya. Quanta menjalin kerjasama jangka panjang dengan Compal, perusahaan yang juga berbasis di Taiwan.

Sebagai ODM (original design manufacturer), Quanta akan memproduksi dan berperan penting dalam menghasilkan rancangan akhir untuk laptop murah ini.

"Banyak yang menyangsikan, laptop murah untuk pendidikan di negara berkembang ini dapat terealisasi," kata Negroponte seperti dikutip detikinet, Rabu (14/12/2005) dari CnetNews.com.

Laptop murah ini dilengkapi sistem operasi Linux dan hemat energi. Sumber energi bisa dari engkol tangan yang melengkapi laptop ini. Jadi, putar engkolnya, laptop akan tetap menyala.

Untuk tahap awal, akan ada 5 juta sampai 15 juta unit laptop yang akan dikirim ke Cina, Brasil, India, Argentina, Mesir, Nigeria dan Thailand.

Sejumlah perusahaan juga terlibat dalam proyek ini, antara lain Advanced Micro Devices (AMD), Brightstar, Google, News Corp., Nortel dan Red Hat.

Banyak yang kagum dengan berlangsungnya proyek ini. Namun begitu, ada juga yang memandang skeptis. Orang nomor satu di Intel, Craig Barrett pernah berkomentar bahwa ide laptop murah ini tidak akan berkembang. Konsumen di pasar berkembang menginginkan komputer dengan fungsionalitas penuh, begitu komentarnya.

Sejarah juga membuktikan, membawa komputer ke kawasan miskin sangatlah sulit. Usaha untuk membawa komputer murah ke Brasil selalu gagal. Simuter, komputer murah yang dibuat di India juga datar-datar saja perkembangannya. Dagangan AMD, perangkat internet berharga murah untuk negara berkembang, juga tidak terlalu diminati. Bagaimana dengan laptop Negroponte? Kita lihat saja nanti!

source: detikinet

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)