ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Algoritma wawancara mendorong pelamar melebih-lebihkan kualifikasi

Pelamar kerja cenderung melebih-lebihkan keahlian mereka saat menyadari AI yang menilai video wawancara, bukan manusia. Ketidakhadiran isyarat sosial membuat kandidat merasa bingung dan secara strategis menggelembungkan skill untuk memenuhi ekspektasi algoritma. Sistem AI yang diuji memberikan skor sama untuk jawaban janggal dan autentik, sehingga tidak layak diandalkan tanpa transparansi metrik. Ketidakmampuan membedakan kejujuran ini mendorong perilaku manipulatif jika kriteria penilaian seperti sentimen atau keyword tidak diungkapkan secara jelas. sumber: futurity.org/ai-job-interviews-3345682 my other side: setyadi.com

Perusahaan telko dan internet berbenturan soal tarif

2006-02-08 · #Tech News

Copyright 2006 Financial Times

Tembakan pembuka dilepaskan di Capitol Hill hari Selasa, menandai pertarungan legislasi antara industri telekomunikasi dan industri internet Amerika — pertarungan yang menurut kedua pihak bisa merusak inovasi dan pilihan konsumen di internet.

Vint Cerf, salah satu perintis awal teknologi internet yang kini menjabat chief internet evangelist di Google, meminta Kongres mengesahkan undang-undang yang melarang perusahaan telko membeda-bedakan layanan internet yang lewat di jaringan mereka.

Sebaliknya, perwakilan kelompok telko besar Amerika berargumen bahwa besarnya investasi untuk memperluas jaringan broadband membuat mereka berhak menarik biaya dari perusahaan internet sebagai imbalan atas jaminan tingkat layanan tertentu.

Selengkapnya di MSN Money

my other side: setyadi.com

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)