ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Alat CLI codex-keysmith untuk Deployment dan Rollback

codex-keysmith adalah utility command-line Python 3.10+ yang mengelola instruction injection untuk instance Codex lokal di macOS dan Linux. Alat ini berjalan melalui release script atau git checkout, memungkinkan preview configuration plans dengan dry-run flags sebelum menulis ke disk. Tool ini hanya memodifikasi downstream session behavior tanpa membaca account credentials atau mengubah core client binary. Alat ini layak dicoba jika Anda mengelola banyak local AI coding agents dan membutuhkan system prompts yang reproducible serta auditable. Namun, dukungan Windows masih eksperimental dan pengguna macOS akan menghadapi masalah Gatekeeper karena binary yang belum ditandatangani. sumber: github.com/Jia-Ethan/codex-keysmith my other side: setyadi.com

Kaum Difabel masih susah bersekolah

2010-05-18 · #Indonesia #Kliping

Selasa, 18/05/2010 08:06 WIB
38 Ribu Difabel di Jabar Tidak Bersekolah
Baban Gandapurnama - detikBandung


Bandung - Sebanyak 38 ribu orang penyandang cacat atau difabel di Jawa Barat tidak bersekolah. Usia mereka semestinya mengenyam bangku sekolah. Jumlah tersebut berdasarkan data Forum Sukwan Tenaga Pendidikan Luar Biasa (PLB) Jawa Barat pada 2010.

Koordinator Forum Perjuangan Difabel Jabar, Djumono Wirosiswowiyono mengatakan, Sukman Tenaga PLB mencatat pada 2010 di Jawa Barat ada 51 ribu orang difabel.

"Yang sekolah  jumlahnya 13 ribu orang. Sementara 38 ribu lainnya tidak bersekolah," jelas Djumono kepada wartawan di PSBN Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Senin (17/5/2010).

Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka tidak sekolah. Di antaranya ialah kurangnya peran pemerintah menyediakan insfrastruktur sekolah luar biasa (SLB). Saat ini, kata dia, di Jawa Barat terdapat 330 SLB. Idelanya, lanjut Djumono, satu kecamatan itu satu SLB.

"Faktor lain mereka tidak sekolah juga yaitu kurangnya motivasi dari keluarga penyandang cacat untuk menyekolahkan anaknya," ujarnya.

Djumono berharap Pemprov Jabar untuk memenuhi dan memperhatikan hak-hak kaum difabel selama ini.

(bbn/ern)