ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Catatan Karhutla 2026 dan Beban Diplomatik Regional

Sepanjang Agustus hingga September 2026, Greenpeace mencatat 5.540 titik api di 22 provinsi yang memicu kabut asap lintas negara ke Malaysia, Singapura, dan Filipina. Lonjakan kasus ISPA di dalam negeri mencapai 277.075 kasus pada Oktober, sementara di Sarawak kasus asma melonjak 259 persen akibat buruknya kualitas udara. Data ini menunjukkan skala dampak ekologis dan kesehatan yang masif dari kebakaran hutan berulang. Pendekatan mitigasi saat ini tidak layak diandalkan karena gagal mencegah krisis berulang dan mengabaikan transparansi data yang krusial. Kekurangan utamanya terletak pada lemahnya komunikasi krisis serta penanganan lapangan yang lambat, sehingga memperburuk beban diplomatik Indonesia di tingkat ASEAN. sumber: theconversation.com my other side: setyadi.com

Wireless Net: Roaming Antar ISP

2006-02-21 · #Indonesia #Kliping #System & Infra

detikinet

Senin , 20/02/2006 17:35 WIB
Roaming Hotspot 13 PJI Direncanakan Maret
Ni Ketut Susrini - detikInet

Ilustrasi (inet)
Jakarta, Tiga belas perusahaan penyelenggara jasa internet (PJI) Indonesia akan menyepakati kerjasama roaming hotspot. Kerjasamanya direncanakan berlangsung secara bilateral, dan dimulai bulan Maret.

Kerjasama ini memungkinkan pelanggan berbagai PJI untuk menggunakan akses internet, yang disediakan melalui hotspot PJI-PJI yang menyepakati kerjasama roaming.

Dalam draf kesepakatan bersama disebutkan, ada 13 PJI yang akan menyepakati 'Kesepakatan Bersama Asosiasi Hotspot Indonesia'. Ke-13 PJI tersebut adalah: Mega Media (IM2), CBN, BogorNet (BoNet), IndoNet, Centrin, Swhara, Broadband Multimedia, IndoWLI, Telkom, IconPlus, Melsa-Net, Pasifik Satelit Nusantara (PSN), dan BitNet.

Kerjasama tersebut dijembatani Forum ID Hotspot. Furqon Hanif, Ketua Pokja Teknis Forum ID Hotspot, mengatakan kerjasama roaming hotspot akan dimulai dalam waktu yang tidak lama lagi.

"Kesepakatannya rencananya akan ditandatangani di acara pameran wireless (IndoWireless 2006-red) bulan Maret. Dan setelah itu, konsumen mulai bisa menikmati roaming hotspot," ujarnya saat dihubungi detikinet, Senin (20/2/2006).

Sekedar informasi, acara IndoWireless 2006 akan berlangsung 14-16 Maret di Plennary Hall Jakarta Convention Center, Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta. Acara tersebut menampilkan teknologi wireless, mobile, satelit, solusi jaringan, multimedia dan keamanan & smart card.

Lebih lanjut Furqon mengatakan, kerjasama roaming hotspot rencananya berlangsung secara bilateral. "Kerjasamanya nanti masih bersifat bilateral. Karena kalau sekaligus, belum tentu pricing-nya sama," kata Furqon. "Karena masing-masing punya komponen cost yang berbeda, jadi pricing ke konsumen juga beda-beda," imbuhnya.

Namun begitu, Fuqron menekankan bahwa tidak tertutup kemungkinan kerjasama tersebut akan berlangsung secara multilateral, jika ditemukan suatu formula harga yang disepakati semua PJI.

Kerjasama ini diusulkan pertama kali oleh asosiasi yang menaungi penyelenggara Internet nirkabel, IndoWLI. Dalam draf kerjasama disebutkan, kerjasama ini mencakup teknis, teknologi, administrasi, service dan pelayanan dalam rangka pengembangan fasilitas hotspot di Indonesia. Kesepakatan akan berlangsung selama lima tahun ke depan.

Untuk tahap awal, setiap ISP menambahkan menu pada login page masing-masing untuk dapat diakses oleh pelanggan ISP lainnya yang memilki jaringan di lokasi yang sama sehingga memudahkan dalam melakukan akses Hotspot. Akan tetapi tersebut masih perlu didiskusikan lebih lanjut. (nks)(nks)

$ cd ~/

$ cat comments/ (0)