ivo@setyadi:~$ ivo.blogspot.com

# catatan teknis, sejak 2001

Univer Workspace untuk otomasi dokumen berbasis server

Univer Workspace adalah suite self-hosted yang menggabungkan spreadsheet, dokumen, dan slide ke dalam satu runtime terpadu. Alat ini menyediakan CLI dan API berbasis agen yang memungkinkan model AI atau skrip untuk memodifikasi konten, memvalidasi tata letak, dan merender output secara terprogram. Seluruh tumpukan browser client dan server dijalankan secara lokal untuk menjaga kontrol penuh atas penyimpanan data dan sistem autentikasi. Penggunaan alat ini sangat relevan jika Anda perlu membangun alur kerja internal dengan pembaruan dokumen otomatis oleh agen. Namun, ini bukan pengganti Google Workspace karena memerlukan konfigurasi manual dan pemeliharaan infrastruktur yang cukup intensif. Anda harus bersiap meluangkan waktu untuk mengelola server dan menulis skrip integrasi sendiri. sumber: github.com/dream-num/univer-workspace my other side: setyadi.com

11 Fatwa Baru dari MUI

2005-07-29 · #Indonesia #Kliping #Renungan

11 Fatwa Baru dari MUI
11 Fatwa MUI, Mulai Imam Perempuan Hingga Liberalisme
Nurul Hidayati - detikcom

Jakarta - Munas VII Majelis Ulama Indonesia ditutup Jumat (29/7/2005) oleh Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta. Hasil Munas MUI yang patut disimak adalah 11 fatwa yang dirilis lembaga itu.

Fatwa terbaru itu diumumkan Kamis (28/7/2005) malam. Untuk mengingatkannya, ada baiknya kita simak fatwa-fatwa tersebut:

1) MUI mengharamkan pelanggaran hak atas kekayaan intelektual termasuk hak cipta.

2) MUI mengharamkan perdukunan dan peramalan termasuk publikasi hal tersebut di media.

3) MUI mengharamkan doa bersama antaragama, kecuali doa menurut keyakinan atau ajaran agama masing-masing, dan mengamini pemimpin doa yang berasal dari agama Islam. Fatwa ini dikeluarkan karena doa bersama antaragama dianggap sebagai sesuatu yang bid'ah atau tidak diajarkan dalam syariah agama Islam.

4) MUI mengharamkan kawin beda agama kecuali tidak ada lagi muslim atau muslimah untuk dinikahi.

5) MUI mengharamkan warisan beda agama kecuali dengan wasiat dan hibah.

6) MUI mengeluarkan kriteria maslahat atau kebaikan bagi orang banyak.

7) MUI mengharamkan pluralisme (pandangan yang menganggap semua agama sama), sekularisme dan liberalisme.

8) MUI memfatwakan, hak milik pribadi wajib dilindungi oleh negara dan tidak ada hak bagi negara merampas bahkan memperkecilnya, namun jika berbenturan dengan kepentingan umum yang didahulukan adalah kepentingan umum.

Pemerintah dapat mencabut hak pribadi untuk kepentingan umum jika dilakukan dengan cara musyawarah dan tanpa paksaan serta harus menyediakan ganti rugi dan tidak untuk kepentingan komersial.

9) MUI mengharamkan perempuan menjadi imam salat selama ada pria yang telah akil baliq. Perempuan mubah jika menjadi imam salat bagi sesama perempuan.

10) MUI mengharamkan aliran Ahmadiyah.

11) MUI memperbolehkan hukuman mati untuk tindak pidana berat. (nrl)

sumber: detik

Nomor Telepon Marshanda

2005-07-25 · #Humor #Kliping

Selingan. Buat bacaan ringan :D
-ivo

---------- Forwarded message ----------
Date: Jul 24, 2005 7:57 PM
Subject: Tanya Contact Person Marshanda & Delon

Sejak gue makin keranjingan internet, gue memutuskan untuk masang line telepon sendiri di kamar.  Tadinya gue happy banget punya line sendiri, sampe akhirnya gue mulai diganggu telepon-telepon misterius.

[kriiing]
"Halo..."
"Halo... Caca ada?"
"Oh salah sambung."
[klik]

[kriiing]
"Halo..."
"Halo... Caca ada?"
Nah, gue mulai heran nih. Yang nelepon beda, sama2 nyari Caca.
"Salah sambung" (nada tegas)
[klik]

[kriiing]
"Halo..."
"Halo, dengan 314-xxxx?"
"Iya betul."
"Cacanya ada?"

Wah ini udah masuk kategori ajaib. Telepon baru dipasang sebulan, kok udah ada yang salah nomer sampe lengkap gitu? Gue jadi was-was; jangan2 telepon gue dikloning. Maka bulan berikutnya gue minta perincian tagihan telepon gue. Ternyata selah gue periksa dengan teliti.......... normal aja tuh. Semua percakapan yang tertulis di situ beneran percakapan gue. Aneh.

Sementara itu telepon2 aneh yang nyari Caca terus berlanjut. Sehari bisa ada 8-10 orang yang nyari Caca sialan itu, dan khusus di akhir pekan atau hari libur nasional lainnya bisa naik sampe 20 panggilan sehari, dengan penelepon yang beda-beda. Persamaannya cuma satu: dari suaranya kayaknya rata2 anak kecil atau ABG. Si Caca ini anak gaul kronis kali, kerjaannya ngelayap mulu, makanya temennya segini banyak, pikir gue.

Segitu lama nerimain telepon salah sambung mulu, lama2 gue bete juga kan. Mana kalo nelepon suka nggak kenal waktu. Untungnya telepon gue ada CLI-nya, jadi kalo ada telepon masuk gue bisa memperkirakan ini salah sambung atau enggak. Kalo nomernya udah jelas2 aneh, nggak gue angkat sekalian. Tapi kalo lagi iseng nggak ada kerjaan, suka gue jadiin hiburan juga. Misalnya;

[kriiing-jam 11 malem]
"Halo..."
"Halo... Caca ada?"
"ooo... Cacanya lagi mandi..."
"Mandi Oom? Malem2 gini?" (sialan gue dipanggil oom, disangka bapaknya kali)
"Iya. Keramas. Tau sendiri dong abis ngapain, hmmm?
[klik]

[kriiing]
"Halo..."
"Halo... Caca ada?"
(dg nada panik)"Oooh.... kamu belum tau ya??"
"Kenapa? Kenapa?" (ikutan panik)
"Caca kecelakaan!!"
"HAH?! Dirawat di mana oom?"
"Di RS anu, di UGD!"
"Oh iya oom, saya segera ke sana."
[klik]

Makin lama gue jadi semakin tertantang kreativitasnya cari cara2 baru ngejawab telepon2 gila itu.

[kriiing-jam setengah 1 malem]
"HUAHAHAHA-HUAHAHAHA-HA-HA-HA!!"(ketawa ala buto ijo)
"...!!"(kaget campur ngeri)
[klik]

[kriiing]
"HALO!"
"ha-halo...?"
"YA HALO!! DI SINI POLSEK MENTENG!!"
"Oh, ma-maaf pak..."
"ADA PERLU APA INI, JANGAN MAIN-MAIN YA! SAYA TAHU NOMER TELEPON KAMU XXXXXXX!!"
"...!!!"(sama dengan kasus sebelumnya)
[klik]

[kriiing]
"Halo..."
"Halo... Caca ada?"
"Ya ini Caca."
"...Caca? (trus kedengeran si penelepon bisik2 sama orang di sebelahnya 'kok suaranya laki sih?')"
[klik]

Keponakan2 gue juga pada kesenengan kalo gue suruh angkatin telepon buat Caca. Tapi akhirnya terpaksa gue hentikan karena mereka jadi kayak dapet legitimasi mempraktekkan kata2 terlarang
"Caca nggak ada, dasar bego, kampret, monyet...!!!"

Ada juga yang sok imut, kalo diangkat diem. Thanks to CLI, gantian gue kerjain; gue teleponin dia di jam2 aneh (11 malem, 2 pagi, 5 subuh). Habis itu kapok nggak pernah iseng lagi. Dimarahin ibunya kali. Kadang kalo gue lagi males berkreativitas, telepon gue angkat tapi gue geletakin aja sementara gue asik main PS. Ada yang betah lho nungguin sampe lama padahal yang dia denger cuma suara berisiknya PS gue. Kadang2 gue angkat terus gue tutup lagi sampe pernah kejadian begini,

[kriiing]
"Halo..."
"Halo... Caca ada?" (dengan suara cengengesan)
[prok] (nutup sambil napsu)

[kriiing]
"Halo!"
"Gung, ini gue gung, gue...!! Iih galak amat sih langsung ditutup...!" Ternyata temen gue, tadinya berniat sok lucu ngaku2 nyari Caca.

Setelah beberapa bulan diliputi misteri, pada suatu hari gue dapet petunjuk berarti tentang siapa sebenarnya Caca ini.
[kriiing]
"Halo..."
"Halo... MARSHANDA ada?" Marshanda? Yang bintang sinetron itu?
"Hm. Minta nomer berapa ya?"
"314-xxxx"
"Oooo... jadi ini nomer teleponnya Marshanda toh. Yang bintang sinetron itu?"
"Iya, oom."
"Dapet dari mana sih kamu?"
"Majalah, oom."
"Ooo.. gitu toh..."
"Jadi.... Marshanda-nya ada oom?"
"Ya enggak, lah! Salah sambung, monyong!"
[klik]

[kriiing-nomer yang tadi]
"APA KAMU, NGGA TERIMA DIKATAIN MONYONG??"
"...!!" (lagi2 surprise atas keajaiban teknologi bernama CLI).
[klik]

Sialan bener TELKOM, ternyata gue dikasih nomer bekas. Bekasnya bekas artis, lagi! Apes banget. Dugaan gue, si Marshanda ini mungkin udah ngga sanggup nerima telepon masuk melulu, makanya dia ganti nomer. Dasar sialnya gue aja kok ya ndilalah gue yang dapet nomer wasiat itu.

Sejak tau bahwa Caca = Marshanda, maka gue mencoba berbaik hati pada para anak kecil dan ABG salah sambung itu untuk menyampaikan kenyataan pahit bahwa bintang pujaan mereka males nerima telepon dari fansnya. Tapi kemudian malah timbul pertanyaan baru yang makin bikin ribet.

[kriiing]
"Halo..."
"Halo... Marshanda / Caca ada?"
"Oh, salah sambung dik, dulu memang benar ini nomernya Caca, tapi sekarang udah bukan, ok?"
"Ooooh... gitu..... trus, NOMER TELEPON MARSHANDA YANG SEKARANG BERAPA DONG OOM?"
Ya-elah, manalah gue tau...! Ggrrrrr... anak2 ini, kebanyakan makan MSG kali sampe bisa kompakan lemotnya gini.

Maka niat baik memberikan informasi gue batalkan dan gue kembali ke teknik awal penerimaan telepon dengan menyamar sebagai buto ijo, pak polisi, atau mengarang cerita2 tendensius tentang Caca alias Marshanda. Sekarang setelah gue tau Caca adalah Marshanda si artis, sekalian aja gue bikin gosip ala infotainment.

[kriiing]
"Halo..."
"Halo... Marshanda / Caca ada?"
"Oh, Cacanya lagi pergi, sama -BLANK-" (Isi sendiri dengan nama artis cowo yang gue tau, kadang Ari Wibowo, kadang Primus, kadang Syahrul, kadang Deddi Cobuzier)
"Emangnya.... mereka jadian ya oom?"
"Iya! Tapi ssst... jangan bilang2 ya!"
"Iya, iya oom!" (dengan nada ceria siap menyebar gosip).
[klik]

Pada suatu hari, akhirnya gue menemukan jalan untuk sedikit meringankan penderitaan gue dan mengembalikannya pada yang lebih berkepentingan. Awalnya gue mau pesen taksi BlueBird. Tau sendiri kan, kalo pesen BlueBird nggak perlu nyebutin alamat, cukup nomor telepon aja, nanti mereka udah punya database alamat orang sejakarta lengkap. Tapi waktu gue sebutin nomer telepon gue...
"...alamatnya di Jalan Lembang no. 6 ya Pak?"
"Jalan Lembang? Bukan!"
"tapi di database kami di jalan Lembang, pak"
Langsung gue ngeh: berarti, inilah alamatnya si Marshanda! Mungkin database BlueBird belum sempet diupdate sewaktu terjadi perubahan nomer telepon. Dan, kalo udah tau alamat lengkapnya, maka...
"Telkom 108 selamat siang, bisa dibantu?"
"Mbak, bisa tolong minta nomer telepon untuk alamat Jl. Lembang No. 6, Menteng 10310?"

Hahaha, gotcha! Gue dapet nomer teleponnya Marshanda yang asli. Maka dengan ceria gue tempel tuh nomer di pesawat telepon gue dan tiap kali ada yang salah sambung...

[kriiing]
"Halo..."
"Halo... Marshanda / Caca ada?"
"Oh salah sambung, nomernya udah ganti, nomer Marshanda yang baru, catet nih, 3154119. Tolong kasih tau ke semua temen kamu, ya!"

Sejak itu telepon2 misterius berkurang drastis.
----------

sumber: milis.

Awas, Penumpang Bisa Kena Tilang

2005-07-21 · #Indonesia #Kliping

Awas, Penumpang Bisa Kena Tilang
Perda No. 11/1998 Dihidupkan Lagi
Muhammad Atqa - detikcom

Jakarta - Jika Anda terbiasa membonceng motor tanpa helm atau menyetop angkot di sembarang tempat, mulai Kamis (21/7/2005) ini berhati-hatilah. Kepolisian Polda Metro Jaya menghidupkan lagi Perda Nomor 11/1988 yang melegalkan penumpang ditilang. Jadi nanti bukan sopir saja yang bisa ditilang.

"Penumpang ditilang jika ikut serta mendorong pengemudi melanggar rambu-rambu lalu lintas," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Djoko Susilo di Silang Monas, Jakarta, Kamis (21/7/2005).

Bagi penumpang yang nekat melanggar Perda tersebut siap-siap saja mendapat sanksi, Rp 50 ribu atau hukuman kurungan sekurang-kurangnya tiga bulan.

Diakui Djoko, meski Perda itu dikeluarkan sekitar 17 tahun yang lalu, pelaksanaannya selama ini memang tidak efektif. Karena itu, rencananya, mulai hari ini, bertepatan dengan dimulainya Operasi Zebra Simpatik, Perda tersebut akan diefektifkan untuk menciptakan suasana tertib lalu lintas.

"Saya contohkan ya, misalnya ada tukang ojek yang memakai helm, namun Anda yang dibonceng tak pakai helm. Maka bukan pengendaranya saja yang ditilang, tapi Anda juga ikut ditilang," kata Djoko.

Tilang juga berlaku bagi penumpang yang sengaja naik di atas atap bus atau truk, dan penumpang yang menyetop angkot di sembarang tempat.

Untuk menyosialisasikan Perda ini, pada pukul 08.00-10.30 WIB Polda Metro Jaya mengundang sekitar 1.000 tukang ojek di wilayah kerjanya berkumpul di Taman Monas. Upaya sosialisasi dilakukan dengan aksi pawai mengelilingi Silang Monas melalui jalan di sekitar Tugu Tani, Jalan Prapatan, Jakarta hingga Jalan Medan Merdeka Timur, Medan Merdeka Selatan, Medan Merdeka Barat dan Medan Merdeka Utara.

Acara ini diselingi dengan pemasangan ribuan spanduk yang disebar di seluruh wilayah Polda Metro Jaya. Spanduk itu antara lain bertuliskan "Marka Bukan Hiasan" atau "Rambu Bukan Lukisan".

"Kita akan terus memberlakukan tertib lalu lintas, seminggu ini masih persuasif, setelah itu baru akan kita kenakan tindakan tegas," kata Djoko, seraya menambahkan pentingnya Perda tersebut untuk menghindari pelanggaran lalu lintas yang sering berujung pada kecelakaan. (umi)

Sumber: detikcom 

VoIP & e-mail onthel

2005-07-21 · #Indonesia #Kliping #Systems & Infrastructure

Ditemukan: VoIP dan E-Mail 'Tenaga Genjot'
Oktoria Yulius Darmawan - detikInet

Sepeda Inveneo (infoworld.com)
Jakarta, Listrik byar-per? BBM mahal? Bagi mereka yang ingin mengakses Internet dan menelepon lewat telepon Internet (Voice over Internet Protocols alias VoIP) ada temuan hemat listrik. Temuan itu mengkombinasikan Linux, Asterisk dan sepeda. Tinggal genjot!

Temuan itu digelar oleh Inveneo, sebuah perusahaan non-profit. Targetnya adalah supaya masyarakat di daerah terpencil yang belum terjangkau listrik dan telepon dapat menikmati teknologi Internet dan VoiP.

Temuan itu berupa sebuah sepeda yang jika digenjot (dikayuh) akan menghasilkan listrik. Sepeda itu terhubung dengan perangkat keras yang umum dijual. Inveneo sengaja menggunakan perangkat itu karena harganya yang murah, mudah dicari, dan mudah diperbaiki .

Sepeda ini menggunakan jaringan Wi-fi untuk mengakses jaringan pusat yang terhubung dengan telepon. Jaraknya bisa sejauh 100 mil (160 kilometer) dari pusat tersebut. Demikian diberitakan InfoWorld yang dikutip detikinet, Kamis (21/7/2005).

Sistim operasi yang digunakan adalah Linux, yang relatif gratis karena bersifat Open Source. Piranti lunak pendukungnya adalah Asterisk, juga sebuah software Open Source. Asterisk berfungsi sebagai Private Branch eXchange (PBX) jaringan telepon berbasis VoIP.

Setiap 15 menit mengayuh sepeda, tenaga yang dihasilkan cukup untuk satu jam berbicara lewat telepon. Pengguna tidak perlu takut capai mengayuh setiap saat karena sepeda itu juga dilengkapi dengan panel tenaga surya.

Inveneo menyarankan transaksi seperti pengguna yang ingin menelepon bisa membayar orang lain untuk mengayuh sepeda. Bentuk lainnya adalah mensyaratkan seseorang untuk mengayuh sebelum menelepon.

Inveneo ingin menarik minat organisasi non pemerintahan seperti ActionAid untuk menggunakan temuan ini. Inveneo sendirian mungkin bisa memasangnya di 10 desa, tetapi ActionAid akan dapat mendanai dan membangun sistem komunikasi untuk ratusan desa, ujar CEO Inveneo, Mark Summer.

Saat ini Invenio sedang mengupayakan kerjasama dengan Cisco untuk membuat infrastruktur teknologi komunikasi kepada setengah juta sekolah di Afrika. Inveneo berharap bisa membantu meningkatkan kesehatan, pendidikan, dan kesempatan kerja pada jutaan orang lewat proyek tersebut.

Bagi Cisco, proyek tersebut merupakan investasi yang cerdas. Adanya 1-2 miliar orang yang terkoneksi dengan Internet akan menumbuhkan konsumen potensial mereka. Cisco adalah perusahaan penyedia jaringan. (wsh)

Sumber: detikinet

Walikota London: Negara Baratlah Pemicu Munculnya Teroris

2005-07-21 · #Dunia #Kliping

Sirojul Muttaqien - detikcom

Jakarta - Walikota London Ken Livingstone tidak menyalahkan para pelaku yang mengebom kotanya. Livingstone menilai, standar ganda yang diterapkan negara-negara Barat kepada Timur Tengah dan umat Islam, memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekstrimis Islam dan kelompok teroris seperti Al Qaeda.

"Pendudukan oleh asing tanpa melihat sisi kemanusiaan, mengekang segala hak manusia. Saya rasa bila ini terjadi di Inggris, kita juga akan melahirkan orang-orang yang akan melakukan bom bunuh diri," kata Livingstone kepada radio BBC, seperti dilansir CNN, Kamis (21/7/2005).

Menurut Livingstone, intervensi Barat di Timur Tengah sejak akhir Perang Dunia I itu, dimotivasi keinginan untuk menguasai jalur minyak dunia. Livingstone juga memahami keadaan rakyat palestina yang terusir dari tanah kelahirannya oleh Israel.

"Saya tidak menyalahkan para pembom (London) ini. Tapi saya menyalahkan pemerintahnya yang menghalalkan pembantaian dalam kebijakan politiknya," tegas Livingstone.

Dikecam

Komentar Livingstone yang bernada pedas ini langsung dijawab oleh juru bicara PM Inggris Tony Blair. Sindiran Livingstone yang tak senada dengan Blair itu, dinilai bisa menimbulkan masalah baru.

"Tapi bagaimanapun juga, kami memahami pernyataan Livingstone sebagai seorang yang terpilih memimpin London pada saat tragis ini. Pada saat yang sama, ia justru memberikan pandangan yang berbeda," sesal juru bicara Blair. (fab)

Source: detik

Bayar Pajak Dua Kali Lebih Mahal

2005-07-18 · #Bisnis & Ekonomi #Indonesia #Kliping

Diusulkan Empat Kelompok Penghasilan Pribadi

Jakarta, Kompas - Wajib pajak yang tidak memiliki nomor pokok wajib pajak terancam harus membayar Pajak Penghasilan lebih tinggi dua kali lipat dibandingkan dengan wajib pajak yang memiliki nomor pokok wajib pajak.

Hal itu diusulkan untuk wajib pajak (WP) yang dikenakan PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 23, sementara untuk PPh Pasal 21 hanya dikenakan 20 persen lebih tinggi dibandingkan dengan WP yang memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Ketua Tim Rancangan Undang-undang PPh sekaligus Direktur PPh Ditjen Pajak Sumihar Petrus Tambunan mengungkapkan hal tersebut saat berbicara dalam lokakarya ”Tinjauan Atas Rancangan Perubahan Undang-undang Perpajakan Nasional oleh Pemerintah”, Sabtu (16/7) di Jakarta.

Sumihar menegaskan, pembedaan tarif pemungutan antara WP ber-NPWP dan tidak ber- NPWP itu dilakukan untuk meningkatkan basis pungutan pajak. Kebijakan itu diharapkan akan meningkatkan kepatuhan WP dalam membayar pajak dan mendaftarkan diri sukarela.

”Kepatuhan itu kami harap akan tumbuh karena WP yang memiliki NPWP akan membayar pajak lebih ringan dibandingkan yang tidak. Misalkan, orang yang memiliki deposito akan dipungut PPh 20 persen jika memiliki NPWP, tetapi yang tidak memiliki NPWP akan dikenakan 40 persen,” kata Sumihar.

Akademisi Fisip Universitas Indonesia, M Nuryadi, mengatakan, pembedaan itu justru menyiratkan adanya izin untuk tidak memiliki NPWP. Itu bisa terjadi jika WP merasa tidak keberatan dengan pembayaran PPh Pasal 21, 22, dan 23 yang lebih mahal.

”Jika mereka bersedia dipungut sampai 100 persen lebih tinggi, maka mereka tidak akan dikenakan sanksi perpajakan. Pemerintah harus menelusuri lebih jauh penyebab rendahnya keinginan wajib pajak untuk memiliki NPWP. Antara lain adalah karena merasa lebih aman dari pengenaan pajak sehingga mereka memilih tidak mendaftarkan diri,” kata Nuryadi.

Pembedaan tarif pemungutan PPh itu merupakan bagian dari RUU PPh yang saat ini sedang digodok oleh Tim RUU Perpajakan. Selain RUU PPh, pemerintah juga sedang mempersiapkan RUU Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP) serta RUU Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang seluruhnya diharapkan dapat diusulkan ke DPR pada bulan Agustus 2005.

Empat kelompok

Sumihar mengatakan, dalam RUU PPh diusulkan juga mengenai penyederhanaan tarif pajak orang pribadi dari lima kelompok lapisan penghasilan menjadi empat kelompok.

Dengan perubahan ini, kelompok berpenghasilan di bawah Rp 25 juta dengan kelompok berpenghasilan antara Rp 25 juta-Rp 50 juta digabungkan menjadi satu, yakni kelompok wajib pajak berpenghasilan di bawah Rp 50 juta dengan tarif sebesar lima persen.

”Sementara kelompok di atasnya tetap, yakni dengan tarif 15 persen untuk kelompok berpenghasilan antara Rp 50 juta-Rp 100 juta, 25 persen untuk penghasilan antara Rp 100 juta-Rp 200 juta, dan tarif 35 persen untuk kelompok berpenghasilan di atas Rp 200 juta. Khusus untuk tarif tertinggi sudah harus diturunkan menjadi 30 persen dalam lima tahun ini,” kata Sumihar.

Penyederhanaan lainnya akan dilakukan pada tarif pajak PPh Badan, yakni dari tiga tarif menjadi tarif tunggal, yakni sebesar 30 persen. Tarif tunggal tersebut akan diturunkan menjadi 25 persen dalam jangka waktu lima tahun. (OIN)

kompas.co.id/1901447.htm

Foreign workers to be tested on language to land job in Indonesia

2005-07-15 · #Dunia #Kliping

channelnewsasia.com/.html

Foreign workers to be tested on language to land job in Indonesia

JAKARTA : Indonesia will from next year require foreigners who want to work in the country to pass a test on the national language, reports say.

Manpower Minister Fahmi Idris said the move was partly aimed at reducing the flow of foreign workers and protecting jobs for Indonesians, according to the Jakarta Post.

"Foreign workers must master the Indonesian language before they can work here," just as Indonesians have to master English before working abroad, Idris was quoted as saying by the Post.

"This is to ensure that jobs that could be carried out by Indonesians don't fall to foreigners."

Indonesia is to start allowing job seekers from the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) next year and those from outside ASEAN in 2008 as part of trade liberalisation required by the World Trade Organisation.

The proposal to require prospective foreign workers to pass an Indonesian language test was made by Idris' predecessor Jacob Nuwa Wea.

Officials say foreigners will be tested on grammar, reading comprehension, vocabulary and oral comprehension.

Commentators have questioned the proposal, given the fact that foreign investment is faltering and that some foreigners already shun Indonesia due to terrorism fears.

Currently around 30,000 foreigners work in Indonesia.

- AFP/ir

Jelantah Gantikan Solar, Kucing pun Senang

2005-07-15 · #Indonesia #Kliping #Sains

pikiran-rakyat.com/0107.htm

Jelantah Gantikan Solar, Kucing pun Senang

TIDAK usah heran kalau suatu waktu melihat bagian pembuangan mobil atau knalpot tengah dikerubuti kucing. Binatang itu tampak asyik menciumi knalpot. Memang mobil itu bukanlah kendaraan biasa yang memakai bahan bakar konvensional melainkan jenis sumber energi baru. Uniknya teknologi ini merupakan karya anak bangsa guna mencari sumber energi alternatif pengganti solar.

Penelitian ini dirasakan sangat pas di tengah krisis kelangkaan bahan bakar minyak (BMM) yang melanda Indonesia. Masyarakat di beberapa daerah pun sempat panik, termasuk Jawa Barat. Betapa tidak, karena peranan BBM saat ini sebagai sumber energi yang vital.

Hampir seluruh sektor baik transportasi, industri, juga sebagian pembangkit listrik masih mengandalkan energi tersebut. Namun begitu, sebenarnya di alam ini masih banyak bahan baku yang bisa dipakai untuk menggantikan sumber energi minyak bumi.

Sekelompok peneliti yang tergabung dalam Kamusakti (Keluarga Alumni Mesin Universitas Trisakti) Jakarta bersama beberapa mahasiswa Jurusan Mesin Usakti yang tergabung dalam TAC (TMED Automotive Club), memakai minyak goreng bekas atau jelantah untuk menggerakkan mesin diesel. Terobosan teknologi bahan bakar pengganti solar ini dipamerkan pada Gaikindo Auto Expo 2005 di Jakarta Convention Center (JCC).

"Idenya muncul didorong oleh percobaan yang dilakukan sekolah lain, seperti ITB yang memakai buah jarak untuk menggantikan solar. Kami di Jakarta pun tidak mau kalah, apalagi minyak jelantah relatif mudah didapatkan," kata Rafli, mahasiswa Usakti jurusan Teknik Mesin angkatan 2001.

Tentunya karena minyak jelantah memiliki spesifikasi berbeda dengan solar, penyesuaian teknologi pun dilakukan. Semacam alat konversi (converter) dan penyaring residu ditambahkan pada mesin. Converter ini berguna untuk memanaskan minyak jelantah, karena sifat minyak kelapa sawit yang mudah membeku. Alat penyaring residu sendiri dipakai untuk menyeleksi partikel bekas menggoreng yang masih ada. "Pada prinsipnya memang mesin temuan Rudolf Diesel ini bisa digerakkan oleh berbagai tumbuhan yang ada di alam ini," kata Rafli.

Prototipe pertama dengan alat konversi yang masih sederhana dicoba pada bulan Maret 2005. Menurut Rafli, hasilnya cukup mengembirakan karena mesin diesel Isuzu Panther bisa hidup layaknya memakai bahan bakar solar.

Setelah mesin berhasil dihidupkan tanpa masalah, percobaan pun dilanjutkan dengan menjalankan kendaraan itu keliling kampus. Mesin pun ternyata berjalan normal tanpa terdengar suara ngelitik dan bergetar tenang.

Percobaan pun memasuki tahap selanjutnya yaitu pengujian kecepatan dan akselerasi. Dari hasil tes yang dilakukan dengan alat khusus kecepatan dan vericon untuk akselerasi, didapatkan perbedaan yang tidak terlalu jauh.

Kecepatan maksimal mesin diesel berbahan bakar minyak jelantah hanya lebih rendah 3,5% dibandingkan solar. Waktu akselerasi kendaraan pun berbeda beberapa detik saja. Torsinya memang lebih kecil sekira 5%, namun hal itu tidak menjadi persoalan karena teknologi itu masih dalam tahap pengembangan.

Hal yang mengembirakan justru didapat pada hasil uji emisi gas buang. Tingkat polutan yang dihasilkan jauh lebih baik, terbukti dari indikator opacity-nya setengah lebih rendah dari solar. Asap pembuangan pun berwarna putih yang menandakan itu lebih ramah lingkungan. "Bahkan emisinya lebih baik daripada hasil pembakaran Isuzu Panther yang baru keluar dari pabrik," kata Rafli.

Bau pembuangannya menurut Rafli berbeda jauh dengan solar. Karena minyak jelantah yang dipakai maka baunya bermacam-macam, tergantung kepada bekas makanan yang digoreng. "Kalau minyaknya bekas menggoreng ikan asin, baunya pun bau ikan asin. Begitu pula jika bekas ayam goreng, baunya pun beraroma ayam goreng. Malahan saya kalau mau memakai mobil percobaan ini terpaksa harus hati-hati, karena dikhawatirkan ada kucing di bawah mobil. Maklum bau yang dikeluarkannya bisa menimbulkan hasrat kucing untuk mendekat. Kami bangga dengan temuan itu walaupun hasilnya perlu penyempurnaan untuk energi alternatif. Apalagi saat ini Indonesia dilanda kelangkaan energi minyak bumi ," ujar Rafli. (Gun/ovi/doe)***

Biodiesel Biji Jarak

2005-07-13 · #Indonesia #Kliping #Sains

http://cdc.eng.ui.ac.id/article/articleview/3241/1/2/

Biodiesel Biji Jarak

JAKARTA -- Cadangan energi fosil semakin hari makin berkurang padahal kebutuhannya cenderung meningkat. Karena kondisi itulah para pakar energi memperkirakan bahwa energi fosil pada waktu tertentu akan habis terkonsumsi. Perkiraan yang ekstrem menyebutkan, minyak bumi akan habis jika dikonsumsi terus-menerus selama 200 tahun. Adapun batu bara akan habis terpakai dalam 400 tahun.

Seperti sedang berpacu dengan deadline, para ilmuwan energi giat mengembangkan energi terbarukan sebagai energi alternatif. Salah satunya adalah biodiesel, bahan bakar yang berasal dari minyak nabati yang memiliki sifat menyerupai solar atau minyak diesel. Biodiesel merupakan bahan bakar ramah lingkungan yang sesuai dengan komitmen Protokol Kyoto dan Mekanisme Pembangunan Bersih (Clean Development Mechanism).

Banyak jenis biodiesel berdasarkan sumber bahan bakunya. Biodiesel kelapa sawit merupakan jenis yang telah dikembangkan secara komersial. Selain itu, ada pula biodiesel dari minyak bunga matahari (Helianthus annuus) dan minyak biji jarak.

Dr Agus Rusyana Hoetman, peneliti pada Balai Besar Teknologi (B2T) pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Serpong, Tangerang, Banten, adalah salah satu yang melakukan pengembangan biodiesel dari biji jarak. Jarak yang dipilihnya adalah jarak pagar (Jatropha curcas) yang banyak ditanam secara tradisional oleh masyarakat di Sumba, Nusa Tenggara Barat, dan Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Menurut pengakuan Agus, jenis jarak yang telah dikembangkan jadi produk turunan, misalnya untuk bahan kosmetik dan minyak pelumas, adalah spesies Ricinus comunis. "Sementara itu, jarak pagar kurang dikembangkan," kata Agus, Kepala B2T. Untuk itulah, lembaganya yang salah satu kompetensinya mengembangkan teknologi energi terbarukan, mengembangkan biodiesel dari bahan jarak pagar tersebut.

Agus mengaku bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur. Menurut Gubernur, masyarakatnya di beberapa kecamatan telah biasa menanam jarak pagar. Tapi penanaman belum terkoordinasi secara baik. "Dalam satu hektare dapat dihasilkan biji jarak sekitar 4-6 ton," kata Agus. Normalnya, masyarakat sudah dapat memetik buah jarak setelah ditaman selama lima bulan.

"Kami telah bekerja sama dengan peneliti di Badan Tenaga Atom Nasional yang mengembangkan varietas jarak pagar yang diradiasi sehingga dapat berbuah pada umur empat bulan," ujar Agus. Rencananya tahun ini B2T membuka kebun percontohan seluas satu hektare di Serpong yang ditanami dengan varietas jarak dari BATAN tersebut.

Keberhasilan pengembangan biodiesel jarak pagar ini tak hanya tergantung pada aspek pertaniannya, tapi juga sistem pengolahannya menjadi minyak jarak. Itulah sebabnya, Agus bekerja sama dengan Dr Heru Kuncoro, koleganya yang menjabat Kepala Subbidang Termal dan Mekanik di B2T.

Heru lalu merancang sistem pemrosesan biji jarak menjadi biodiesel. Sistem itu, menurut Heru, sederhana saja, terdiri atas mesin pengupas biji, unit pemanas, mesin tekan (pres mekanik), mesin penyaring (filter), pompa, dan perpipaan, serta dilengkapi unit pembangkit listrik berkapasitas 20-40 kilowatt. Sistem itu mampu memproses 10 ton biji jarak dengan waktu operasi 24 jam sehari.

"Pembangkit listrik itu memanfaatkan minyak jarak pagar yang dihasilkannya dan sebagian besar lainnya atau 70-80 persen berasal dari biomassa hasil gasifikasi limbah kulit buah jarak," kata Heru. "Jadi pembangkit listrik ini nyaris tak menggunakan bahan bakar dari luar," dia menambahkan.

Saat ini, B2T telah memiliki prototipe sistem skala laboratorium dengan kapasitas satu ton dengan pembangkit diesel 5 kilowatt. Menurut Agus, sistem berjalan baik, meskipun tetap harus ditingkatkan unjuk kerjanya. "Minyak jarak pagar yang dihasilkan memiliki angka cetane 51. Ini lebih tinggi dibanding yang dimiliki solar yang 45," kata Agus. Selain itu, titik pengabutan (pour point minyak jarak berada pada suhu 8 derajat Celsius, sedangkan solar 10 derajat Celsius.

Investasi untuk membuat sistem pemrosesan biji jarak dengan kapasitas produksi 10 ton biji itu telah diperhitungkan Agus, yakni sekitar Rp 1 miliar. "Itu tidak termasuk biaya bangunan seluas 300 meter persegi dan lahan kebun yang luasnya 500-1.250 hektare," dia menjelaskan.

Berdasarkan hitungan Agus, jika umur teknis alat adalah 10 tahun, ongkos pemrosesan minyak jarak tersebut Rp 350-600, belum termasuk harga biji jarak pagar.

"Analisis keekonomian ini diambil waktu produksi 312 hari per tahun dan 24 jam per hari, dengan rendemen minyak diasumsikan 30-45 persen. Jadi diperoleh minyak 2.623-3.919 liter/hari atau setara dengan 749-1.123 ton per tahun.

Industri minyak jarak ini juga harus menguntungkan penduduk yang menanamnya. Untuk itu, Agus menekankan perlunya penetapan harga biji jarak. Menurut hitungan Agus, jika harga biji jarak Rp 500/kg, harga minyak jaraknya berkisar Rp 2.100 (pesimistis) hingga Rp 1.400 (optimistis). Bila harga biji jarak Rp 800/kg, harga net minyak jarak Rp 3.000 (pesimistis) hingga Rp 2.000 (optimistis).

Agus berharap adanya program pemanfaatan lahan kritis dan marginal untuk penanaman jarak. "Di Nusa Tenggara misalnya yang hampir tidak ada sumber energi sehingga jarak pagar dapat dibudidayakan sebagai bahan baku energi," katanya. Selain itu, perlu ada investor yang membangun pabrik pengolahan minyak jarak. Ini akan membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sana. "Penduduk nantinya dapat menjual minyak jaraknya kepada PLN sebagai bahan bakar PLTD di wilayah itu."

Dengan harga minyak jarak yang kompetitif terhadap solar mungkin PLN tak harus mengimpor BBM untuk menghidupkan pembangkit listrik tenaga dieselnya.

dody hidayat

--
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.323 / Virus Database: 267.8.13/47 - Release Date: 7/12/2005

Hardisk Terkecil Tercatat di Rekor Dunia

2005-07-12 · #Gadget #Kliping



Hardisk Terkecil Tercatat di Rekor Dunia
Oktoria Yulius Darmawan - detikInet

Jakarta, Imation Corp. memproduksi hardisk terbarunya, Imation Micro Hard Drive yang didaulat sebagai hardisk terkecil di dunia. Rekor ini sampai dicatat di Guinness Book of World Records tahun 2005. Seperti apa sih hardisk terkecil di dunia ini?

Hardisk dari Imation adalah hardisk eksternal yang bisa dicolokkan ke komputer menggunakan USB versi 2.0 yang melengkapinya. Bentuknya unik seperti gembok, dan kapasitasnya mencapai 2 Gigabyte, dengan bobot 1 ons. Disebut hardisk terkecil, karena di dalamnya terdapat hardisk Toshiba yang berdiameter 1-inch.

Softpedia yang dikutip detikinet, Selasa (12/07/2005) melansir, Imation memposisikan produk ini untuk para profesional yang sering bepergian, untuk menyimpan, mentransfer file data yang penting.

Produk ini, khusus yang berkapasitas 2GB mulai dipasarkan pada pertengahan Juli 2005. Produk ini dipasarkan di Asia Pasifik, Amerika dan Amerika Latin dengan harga US$159 (Rp 1,5 juta). Tidak ada keterangan apakah produk ini akan masuk Indonesia. Untuk hardisk yang berkapasitas 4GB akan dijual di Amerika, Amerika Latin, Asia Pasifik dan Eropa pada kuarter ke 4 dengan harga US$189 (Rp 1,8 juta).