Skip to main content

Kasus Bank Century

Media Indonesia

DPR Cium Indikasi Manipulasi Batas CAR Perbankan
Kamis,  10 September 2009 16:28 WIB                                     
Penulis : Ririn Radiawati Kusuma              
                               
JAKARTA--MI: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mencium indikasi adanya manipulasi ketentuan mengenai Fasilitas Pembiayaan Darurat (FPD) untuk bank umum yang keluar dari Bank Indonesia pada saat menalangan dana Bank Century tahun 2008 lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Komisi XI DPR RI Habil Marati di sela-sela fit and proper test calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kamis (10/9).

Manipulasi tersebut, kata dia, terjadi pada saat Boediono, yang saat itu menjabat menjadi Gubernur BI, mengubah kebijakan mengenai FPD yaitu batas Capital Adequate Ratio (CAR) yang semula dibatasi 8 persen berubah menjadi 5 persen pada tanggal 18 November 2008 lau.

Menurut dia, dengan diturunkan batas CAR untuk FPD bank umum, maka saat itu Century bisa mendapatkan talangan dana tersebut karena CAR Century hanya 5 persen.

"18 November ketika Boediono menjadi Guberur BI, BI melakukan perubahan tentang persyaratan bagi bank yang dapat FPD. alau dulu peraturan adalah bank dengan CAR 8 persen yang meiliki hak untuk dapat FPD. Tapi dengan Peraturan Bank Indonesia (PBi) 18 ovember itu diturunkan menjadi 5 persen, akibatnya Century bisa dapat (dana talangan)," jelasnya.

Dia berterusterang mepertanyakan mengenai persetujuan Boediono mengenai perubahan batasan CAR untuk FPD yang tertuang dalam surat PBI nomor 10/31/PBI/2008. "Itu harus dipertanyakan. Kenapa diturunkan. Itu pasti kan hanya untuk memenuhi requirement dari Century," tanyanya.

Dia juga mengungkapkan, pada saat itu, Diti Fadjriah sebagai Deputi Gubernur BI bidang Pengawasan Perbankan telah menandatangani likuidasi bank Century, namun ditolak. "Sekarang bu Fadjriah kan stroke," ujar anggota DPR dari fraksi PPP ini setengah berkelakar.

Dia juga berpendapat bahwa seharusnya Boediono yang sedang menjabat sebagai Gubernur BI pada saat itu bertanggungjawab atas perubahan CAR yang tidak lazim ini. "Bukan lagi dimintai pertanggungjawaban, tapi dia yang tandatangan. Dia kan setujui," cetusnya.

Dia mengatakan, Century belum memenuhi syarat untuk menimbulka dana sistemik. Pasalnya bank ini hanya menguasai nol koma sekian persen dari pangsa pasat. "Jadi itu sangat kecil. Missed bank," katanya.

Dengan adanya ketidak laziman perubahan PBI tersebut, Habil menyebutkan bahwa terdapat persengkokolan jahat pada proses penyelamatan bank Century. "Dari peraturan ini saja sudah jelas bahwa (kasus) bank Century itu ada persekongkolan jahat dengan menurunkan CAR. Ini sudah jelas," tegasnya. "Kita tunggu saja investigasi dari BPK," pungkasnya. (RR/OL-02)

Popular posts from this blog

Daftar Alamat Bank Jabar Banten (BJB) Jakarta

Alamat dan telpon Kantor Cabang , Kantor Cabang Pembantu, dan Kantor Kas Bank Jabar dan Banten yang berlokasi di Jakarta meliputi wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur , Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan Kantor Cabang - Bank Jabar Banten - Jakarta Nama KC Alamat Telpon Fax JAKARTA Bank DEVISA Jl.Jend.Sudirman Kav.2 Gedung Arthaloka Lt.Dasar & Lt.4 Jakarta Pusat 021-2511448, 2511449 021-2511450, 2514415 HASYIM ASHARI Jl. KH. Hasyim Ashari No. 32-34, Jakarta Pusat 021-6330676 021-6324430 MANGGA DUA Gedung Masterina Jl. Mangga Dua Raya Blok F1 No. 1-3 Jakarta Pusat 021-62204094, 62204095, 62204096 021-62204093 KEBAYORAN BARU Graha Iskandarsyah Lt. 2 JL. Iskandarsyah Raya no. 66 C Kebayoran Baru 12160 - Jakarta Selatan 021-7229777, 7207334 021-7206990, 7209941 RAWAMANGUN Jl. Pemuda No. 97 Kec. Pulogadung - Jakarta Timur 021-47861771, 47868072, 47868073 021-47863209 Kantor Cabang Pembantu - Bank Jabar Banten - Jakarta NAMA KCP ALAMAT TELPON ...

#instagram

via Instagram http://ift.tt/2c9SbXo

Bitcoin Membantu Hidup Gelandangan

http://www.wired.com/wiredenterprise/2013/09/bitcoin-homeless/ Homeless, Unemployed, and Surviving on Bitcoins BY  DANIELA HERNANDEZ 09.20.13 6:30 AM Paul Harrison, Chris Kantola, and Jesse Angle, scrounging for bitcoins outside a public library in Pensacola, Florida. Photo: Michael Spooneybarger/WIRED Jesse Angle is homeless, living on the streets of Pensacola, Florida. Sometimes he spends the night at a local church. Other nights, he sleeps behind a building in the heart of the city, underneath a carport that protects him from the rain. Each morning, he wakes up, grabs some food, and makes his way to Martin Luther King Plaza, a downtown park built where the trolley tracks used to run. He likes this park because his friends hang out there too, and it's a good place to pick up some spending money. But he doesn't panhandle. He uses the internet. The park offers free wireless access, and with his laptop, Angle watches YouTube videos in exchange for bitcoin...