Skip to main content

Posts

Saya CICAK, berani lawan buaya

Jumat, 10/07/2009 14:48 WIB Cicak Vs Buaya Undang Slank, Gerakan CICAK Dideklarasikan Minggu Indra Subagja - detikNews foto: ist Jakarta - Sejumlah pegiat antikorupsi dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendeklarasikan gerakan Cintai Indonesia Cintai KPK atau disingkat CICAK. Acara ini juga rencananya akan mengundang grup musik Slank, yang selama ini konsen dengan pemberantasan korupsi. "Minggu 12 Juli pukul 10.00 WIB, di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat akan kita deklarasikan," kata anggota badan pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah saat dihubungi detikcom melalui telepon, Jumat (7/10/2009). Febri menjelaskan, masyarakat umum yang konsen dalam upaya pemberantasan korupsi diundang hadir dalam acara yang digagas Koalisi Masyarakat Penyelamat Pemberantasan Korupsi. "Rencananya akan hadir juga mantan pimpinan KPK Erry Riyana dan Tumpak Hatorangan, dan tokoh-tokoh pegiat antikorupsi,...

PRITA BEBAS!

Kamis, 25/06/2009 11:10 WIB Hakim Batalkan Dakwaan JPU, Sidang Kasus Prita Dihentikan Reza Yunanto - detikNews (Foto: dok detikcom) Jakarta - Majelis hakim mengabulkan eksepsi (keberatan) terdakwa pencemaran nama baik RS Omni International, Prita Mulyasari dan menolak semua dakwaan jaksa penuntut umum (JPU). Sidang kasus Prita pun otomatis dihentikan. "Majelis hakim memutuskan satu, mengabulkan eksepsi penasihat hukum Prita Mulyasari. Kedua, mengabulkan permintaan penasihat hukum bahwa surat dakwaan JPU batal demi hukum. Ketiga, menetapkan biaya perkara dibebankan pada negara," ujar Ketua Majelis Hakim Karel Tuppu. Putusan itu disampaikan Karel dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang, Jl TM Taruna Pahlawan, Tangerang, Banten, Jawa Barat, Kamis (25/6/2009). Alasannya semua dakwaan JPU tidak memenuhi syarat sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 143 ayat 2 huruf b KUHAP. "Maka cukup alasan untuk menyatakan bahwa dakwaan batal demi hukum. Karena itu eksepsi p...

UUITE: Roy Suryo Terancam Penjara?

http://celebrity.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/06/17/33/230206/sebar-foto-dada-manohara-roy-suryo-terancam-penjara Celebrity - Hotnews Sebar Foto Dada Manohara, Roy Suryo Terancam Penjara Rabu, 17 Juni 2009 - 14:16 wib Tomi Tresnady - Okezone Manohara (Foto:Johan Sompotan/okezone) JAKARTA - Lagi-lagi Roy Suryo menuai akibat dari perbuatannya mempublikasi foto pr...

Utang RI makin banyak?

Barusan dapat PDF dari teman. Isinya adalah bahan presentasi DepKeu tentang utang RI. Ada satu halaman yang menarik bagi saya, yaitu halaman 8. Isinya grafik utang RI. Saya cukup terhenyak melihatnya. Ternyata utang RI saat ini amat sangat jauh lebih besar dari tahun 1997! Bukan cuma utang dalam negeri, tapi juga utang luar negeri! Berikut skrinsutnya. Klik untuk memperbesar gambar. Pertanyaan saya: kenapa utang negara ini bisa jadi sedemikian besar, bahkan lebih besar dari jaman OrBa? Katanya yang ke IMF dan CGI lunas, lha ini kok masih gede banget? Ada yang bisa menjelaskan? Note: Untuk PDF aslinya (size 1MB), bisa didownload di sini

Suramadu: baru selesai sudah dimaling & dirusak

Gimana bangsa ini mau maju kalau caranya begini? http://regional.kompas.com/read/xml/2009/06/16/18012722/Kebangetan..Baut.dan.Lampu.Jembatan.Suramadu.Pun.Dicuri SURABAYA, KOMPAS.com  — Baru satu minggu diresmikan, sebanyak 46 lampu penerangan Jembatan Suramadu di bagian bentang utama atau  main span  telah hilang. Sebelumnya, beberapa mur pagar besi di pinggir jembatan yang berfungsi sebagai pelindung motor juga hilang. Parahnya, ditemukan beberapa goresan pisau di  cable stayed yang berfungsi menahan dua pilar utama Jembatan Suramadu. Demikian diungkapkan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V Departemen Pekerjaan Umum AG Ismail, Selasa (16/6) di Surabaya. Ada laporan resmi dari pekerja proyek China tentang hilangnya beberapa lampu penerangan, mur, dan goresan di beberapa cable stayed. "Dari pengamatan kami, ada yang memang sifatnya iseng, tapi ada oknum yang secara sengaja mencuri perangkat Jembatan Suramadu," tuturnya. Menurut Ismail, lampu-lampu di tengah jembata...

Gugatan Omni Ditolak (kasus Abdullah Anggawie)

Senin, 15/06/2009 12:18 WIB Gugatan RS Omni Pulomas pada Pasien Meninggal Ditolak Mega Putra Ratya - detikNews Jakarta - Gugatan perdata RS Omni Medical Center Pulomas terhadap pasien meninggal, Abdullah Anggawie, ditolak majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. RS itu dinilai tidak memberikan informasi medik yang benar kepada pasien. "Dalam pokok perkara menolak gugatan penggugat seluruhnya. Menimbang seharusnya RS Omni bijaksana dalam melaksanakan tugasnya dan memberikan informasi yang benar kepada keluarga pasien," ujar ketua majelis hakim Reno Listowo di PN Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Senin (15/6/2009). Menurut Reno, informasi medik serta klarifikasi yang dialami pasien akan menghindarkan dalil dugaan seperti kesalahan dalam penanganan pasien serta dugaan itikad tidak baik RS. "Menimbang keputusan di atas tersebut, gugatan rekonpensi ditolak," imbuh Reno. Pihak RS Omni enggan berkomentar banyak ...

Hanya Papan Nama, Omni Bukan Rumah Sakit Internasional

http://www.tempointeraktif.com/hg/layanan_publik/2009/06/05/brk,20090605-180266,id.html Jum'at, 05 Juni 2009 | 16:59 WIB TEMPO  Interaktif ,  Jakarta : Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutra, Serpong, Tangerang, yangsedang berperkara dengan Prita Mulyasari, ternyata bukan rumah sakit internasional. Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengatakan rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit swasta dalam negeri yang tidak ada kepemilikan asingnya. "Omni itu sebenarnya bukan rumah sakit internasional, hanya namanya saja," kata Siti di kantornya, Jumat (5/5). Ia telah menegur rumah sakit tersebut sejak Agustus tahun lalu supaya jangan menggunakan nama internasional di belakangnya. Namun, hingga saat ini hal itu tidak juga dipatuhi oleh pihak rumah sakit. Rumah sakit internasional di Indonesia ada tujuh, empat diantaranya ada di Jakarta yakni Rumah Sakit Mitra Internasional, Rumah Sakit Permata Hijau, Rumah Sakit Brawijaya, dan Rumah Sakit Internasional Bintaro. Sed...